Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
26 Siswa di Jaktim Dirawat di RS Usai Menyantap MBG, Ini Sebarannya
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau penanganan korban dugaan keracunan MBG di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Sabtu (4/4/2026). (Website/jakarta.go.id)
  • Sebanyak 26 siswa di Jakarta Timur dirawat di beberapa rumah sakit setelah menyantap hidangan Makan Bergizi Gratis dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Cakung Pulogebang 15.
  • Dinas Kesehatan DKI Jakarta menerima laporan dari orang tua 252 siswa yang mengalami gejala usai makan, dengan 188 siswa telah mengakses layanan kesehatan untuk penanganan medis.
  • Pasien tersebar di tujuh rumah sakit berbeda, termasuk RS Citra Harapan Bekasi dan RS Ananda, seluruhnya dirawat di ruang rawat inap biasa tanpa laporan kondisi kritis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak anak sekolah di Jakarta Timur sakit setelah makan makanan gratis dari sekolah. Ada 26 anak masih dirawat di rumah sakit, ada yang di Bekasi, ada juga di Jakarta. Dokter dan perawat bantu mereka supaya sembuh. Ibu Ani dari Dinas Kesehatan bilang petugas masih hitung dan urus semua anak yang sakit itu sekarang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Respons cepat Dinas Kesehatan DKI Jakarta menunjukkan kesiapsiagaan pemerintah dalam menangani situasi darurat kesehatan di sekolah. Dengan 188 siswa segera mendapatkan layanan medis dan 26 lainnya dirawat di ruang inap biasa, penanganan yang terkoordinasi ini mencerminkan perhatian serius terhadap keselamatan anak-anak serta efektivitas sistem pelaporan dan respons kesehatan masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Sebanyak 26 siswa masih menjalani perawatan di rumah sakit usai menyantap hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jaktim Cakung Pulogebang 15, Jakarta Timur pada Jumat (8/5/2026).

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menyampaikan pihaknya telah menerima laporan dari orang tua siswa yang anaknya mengalami gejala usai mengonsumsi makanan tersebut sebanyak 252 siswa.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 188 siswa tercatat telah mengakses fasilitas layanan kesehatan (faskes) untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

"Sementara itu, hingga hari ini tercatat ada 26 siswa di beberapa rumah sakit," katanya saat dihubungi IDN Times, Sabtu (9/5/2026).

1)RS Citra Harapan Bekasi : 12 pasien

2)RS Ananda : 3 pasien

3)RSI Pondok Kopi : 2 pasien

4)RS Resti Mulya : 2 pasien

5)RS Firdaus: 4 pasien

6)RSI Sukapura : 2 pasien

7)RS Pekerja : 1 pasien

Seluruh pasien dirawat di ruang rawat Inap biasa.

Sebelumnya diberitakan ratusan siswa di Jakarta Timur diduga mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jaktim Cakung Pulogebang 15, Jakarta Timur pada Jumat (8/5/2026).

Hingga saat ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta masih melakukan pendataan dan penanganan terhadap kasus tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menyampaikan pihaknya telah menerima laporan dari orang tua siswa yang anaknya mengalami gejala usai mengonsumsi makanan tersebut.

Editorial Team