Jakarta, IDN Times - Hubungan antara Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) dengan akademikus Rismon Hasiholan Sianipar memanas, setelah JK melaporkan Rismon ke Bareskrim Polri karena soal dugaan pencemaran nama baik.
Hubungan keduanya memanas setelah munculnya tuduhan serius yang menyeret nama JK dalam polemik ijazah Presiden ke-7 RI, Joko "Jokowi" Widodo.
Terbaru, JK juga bicara banyak dalam acara jumpa pers pada Sabtu, 18 April 2026. Dia mengklarifikasi beberapa isu yang menyeret namanya, salah satunya membantah tudingan yang menyebut JK membayar orang untuk menyerang Jokowi.
Berikut fakta-fakta terkait konflik hukum antara Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla dengan Rismon Sianipar.
