Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Aliansi Sumut Laporkan Jusuf Kalla ke Polisi Atas Dugaan Penistaan Agama

Aliansi Sumut Laporkan Jusuf Kalla ke Polisi Atas Dugaan Penistaan Agama
Kanal YouTube resmi milik Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) menyampaikan pesan tentang ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) yang dinilai menistakan ajaran Kristen. (YouTube Masjid UGM)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Aliansi Masyarakat Sipil Sumut resmi melaporkan Jusuf Kalla ke Polda Sumut atas dugaan penistaan agama terkait ceramahnya di Masjid UGM yang menyinggung ajaran Kristen.
  • Bishop Dikson Panjaitan menyebut pernyataan JK melukai umat Kristen karena dianggap bertentangan dengan ajaran kasih dan menimbulkan kesan permusuhan antara Islam dan Kristen.
  • Laporan dari aliansi Sumut ditegaskan tidak terkait kelompok lain di Jakarta, dan mereka berencana mengawal proses hukum melalui aksi damai untuk mencegah intoleransi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Sejumlah organisasi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sipil Sumatra Utara (Sumut) melaporkan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) ke polisi.

Laporan atas dugaan tindak pidana penistaan agama itu resmi disampaikan ke Polda Sumut pada Selasa (14/4/2026).

1. Soroti ceramah JK di masjid UGM

Aliansi Sumut Laporkan Jusuf Kalla ke Polisi Atas Dugaan Penistaan Agama
Sejumlah organisasi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sipil Sumatra Utara (Sumut) melaporkan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) ke polisi. Laporan atas dugaan tindak pidana penistaan agama itu resmi disampaikan ke Polda Sumut pada Selasa (14/4/2026)(dok. Istimewa)

Perwakilan aliansi sekaligus Ketua Sinode Gereja Laskar Kristus Indonesia (GLKRI), Bishop Dikson Panjaitan, mengatakan, JK telah melakukan penistaan terhadap agama Kristen.

Pernyataan yang dimaksud adalah narasi yang disampaikan JK saat berceramah di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Maret 2026 lalu. Saat itu JK membahas konflik Poso dan Ambon yang berkaitan dengan umat Kristen dan Muslim.

"Kenapa agama gampang menjadi alasan konflik kayak di Poso, Ambon? Karena kedua-duanya Islam dan Kristen berpendapat mati atau menewaskan orang atau mematikan itu syahid. Saat konflik berlangsung kedua pihak berkeyakinan begitu. Kalau saya bunuh orang Islam, saya syahid. Kalau saya mati pun saya syahid. Akhirnya susah berhenti," bunyi pernyataan JK yang dipersoalkan.

Bishop mengatakan, membunuh bukanlah ajaran yang dianut umat Kristen. Hal tersebut justru bertentangan dengan ajaran dalam alkitab.

"Pernyataan Pak Jusuf Kalla ini sungguh menistakan. Karena sudah menyangkut kepada substansi daripada kitab suci itu sendiri. Karena ajaran Kristen itu khas dengan ajaran cinta kasih. Justru yang lebih kontras, Kristen itu diajarkan untuk mengasihi musuh, kasihilah musuhmu," kata dia saat dihubungi, Rabu (15/4/2026).

2. Melukai umat Kristen

Aliansi Sumut Laporkan Jusuf Kalla ke Polisi Atas Dugaan Penistaan Agama
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla usai menerima Duta Besar Iran di Markas PMI, Jakarta Selatan, Rabu (18/3/2026) (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Oleh sebab itu, Bishop menegaskan, ujaran yang disampaikan JK sangat melukai hati umat Kristen. Terlebih, pemeluk agama Kristen tidak memusuhi umat Muslim.

"Apalagi beliau (JK) mengatakan Kristen membunuh Islam, padahal Islam bukan musuh, sampai sekarang jujur bahwa orang Kristen itu pada umumnya tidak pernah menganggap Islam itu musuh. Walaupun mungkin mereka ada yang sebagian menganggap itu, jadi itu sangat melukai perasaan umat Kristen di seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia saja," ujar dia.

3. Tidak ada kaitannya dengan laporan dari kelompok Kristen di Jakarta

Aliansi Sumut Laporkan Jusuf Kalla ke Polisi Atas Dugaan Penistaan Agama
Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) bersama lembaga kristen dan organisasi kemasyarakatan lainnya melaporkan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla ke polisi (dok. Istimewa)

Lebih lanjut, Bishop memastikan, laporan dari Aliansi Masyarakat Sipil ini tidak berkaitan dengan pihak mana pun, termasuk kelompok ormas di Jakarta yang lebih dulu melaporkan JK.

"Tidak ada kaitannya atau pun langkah kita mendukung organisasi tertentu atau berkaitan dengan itu. Yang kita laporkan murni adalah satu dorongan dari kita sendiri, tapi kita bersyukur karena ada kawan kita mendukung dari aliansi masyarakat sipil Sumut sehingga kami bisa satu hati, sepakat, ramai untuk bahas ini dan diambil satu kesimpulan bahwa saya sebagai pelapor," kata dia.

Bishop berharap dengan adanya laporan ini bisa mencegah sikap intoleransi tumbuh di Indonesia. Aliansi sipil Sumut sendiri berencana menggelar aksi damai untuk mengawal proses hukum yang berlangsung.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) bersama lembaga Kristen dan organisasi kemasyarakatan lainnya melaporkan JK ke polisi. Laporan itu terkait pernyataan Jusuf Kalla di Masjid UGM yang menuai polemik.

Pelaporan tersebut khususnya mengacu pada video di link Masjid Kampus UGM, di mana JK membahas soal konflik Poso dan Ambon. Termasuk kaitannya dengan ideologi agama Islam dan Nasrani.

Ketua Umum DPP GAMKI, Sahat Sinurat, menjelaskan, ada tiga poin penting terkait kasus tersebut. Pertama, ditegaskan bahwa agama Kristen tidak pernah mengajarkan membunuh umat Muslim bisa masuk surga.

”Pertama, menyatakan bahwa agama Kristen tidak pernah mengajarkan membunuh orang Islam akan syahid masuk surga, justru agama Kristen mengajarkan untuk mengasihi sesama manusia bahkan musuh sekalipun," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/04/2026).

Kedua, pihaknya mengecam keras pernyataan Jusuf Kalla yang menyakiti hati umat Kristen. Sahat menegaskan, narasi yang disampaikan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

"Ketiga, maka bersama ini kami yang terdiri dari berbagai lembaga kristen dan organisasi masyarakat akan melaporkan Bapak Jusuf Kalla ke-kepolisian RI,” kata Sahat.

Selain GAMKI, ormas Kristiani lainnya yang melaporkan JK adalah Dewan Pakar Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI), Asosiasi Pendeta Indonesia (API), Gerakan Perjuangan Masyrakat Pluralisme, DPP Si Pitung, DPP Horas Bangso Batak, DPP Pasukan Manguni Makasiouw, DPP Aliansi Timur Indonesia, Tim Manguni, Timur Indonesia Bersatu, Pemuda Batak Bersatu, Advokat Raja-Raja Batak, Gaharu Nusantara Bersinar, Diaspora, Tegas Jaga Indonesia, Patriot Garda Indonesia, Badan Kerja Sama Gereja dan Lembaga, Forum Jurnalis Batak, Garda Borgo Manguni, Seknas Indonesia Maju, dan Kejayaan Nusantara Cerdas.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in News

See More