Jakarta, IDN Times - Sejumlah akademisi dan aktivis berkumpul di Ciputat pada Kamis (16/4/2026) dalam sesi halal bihalal bertajuk 'Sebelum Halal Bihalal Ditertibkan!' Lewat forum itu, mereka menyatakan pentingnya kebebasan berekspresi dan menolak segala bentuk represi terhadap akademisi serta aktivis.
Direktur Lingkar Madani, Ray Rangkuti mengatakan, acara tersebut dibuat untuk memberikan dukungan kepada peneliti dan pemilik lembaga survei, Saiful Mujani, yang saat ini dilaporkan ke polisi oleh Aliansi Masyarakat Jakarta Timur pada Rabu (8/4/2026), usai pernyataannya yang viral di media sosial untuk menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto.
"Acara ini untuk senior kita, dosen kita, intelektual kita, Profesor Saiful Mujani yang dilahirkan dari Ciputat agar tetap kuat atas kemungkinan proses hukum yang dihadapinya," ujar Ray Rangkuti di dalam keterangan pada Jumat (17/4/2026).
Ia mengatakan, Prabowo berpotensi menjadi presiden yang paling banyak membiarkan terjadi penangkapan terhadap para aktivis. Bahkan, ada pula aktivis yang mendapat upaya pembunuhan karena lantang menentang kembalinya militer ke ruang publik yaitu Andrie Yunus. Sebelum Andrie disiram air keras pada Kamis (12/3/2026), kata Ray, sudah ada empat aktivis dan akademisi yang dipolisikan.
"Pelaporan-pelaporan seperti ini tidak dengan sendirinya menjelaskan penegakan hukum. Laporan-laporan seperti ini bahkan berpotensi mengaburkan penegakan hukum dan keadilan," tutur dia.
