Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno dalam acara Jakarta Film Week 2026. (jakarta.go.id)
Jakarta juga tidak berdiri sendiri dalam mengembangkan industri perfilman. Berbagai acara berskala internasional juga digelar untuk mempromosikan industri film tanah air. Sebagai contoh, satu hari setelah Jakarta Film Summit ditutup, Jakarta Film Week 2026 resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Rano Karno di CGV Grand Indonesia, Rabu (21/10).
Memasuki tahun keenam penyelenggaraan, festival bertema ENCOUNTERS ini menghadirkan 157 karya film dari 59 negara. Pemutaran filmnya hadir di berbagai ruang kreatif Jakarta, mulai dari Taman Ismail Marzuki hingga Galeri Indonesia Kaya.
“Festival film berskala internasional ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Beragam program dihadirkan, mulai dari pemutaran dan kompetisi film internasional maupun Indonesia, Jakarta Film Fund, hingga program pengembangan industri seperti Producers Lab, Pitching Forum, Talents Hub, Industry Talk, dan Festival Meeting,” ujarnya.
Kemudian di antara rangkaian kegiatan yang ada, Wagub Rano juga sempat hadir dalam acara Indonesia Success Stories & MPA American Film Night bersama Motion Picture Association (MPA) di Park Hyatt Jakarta, Kamis (22/10). Acara ini mempertemukan pelaku industri film Indonesia dengan jaringan Hollywood.
Di forum yang sama, Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo, Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS Joy M. Sakurai, serta perwakilan MPA Asia Pasifik Trevor Fernandes turut hadir. Pertemuan ini membuka pintu untuk kolaborasi produksi yang lebih serius antara Indonesia dan Amerika Serikat.
“Maka dari itu saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Motion Picture Association (MPA) atas kehadiran dan dukungan penuhnya terhadap visi Jakarta untuk mengembangkan industri perfilman dan menjadi pusat perfilman masa depan di kawasan Asia Tenggara,” ujar Wagub Rano.