Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Jurnalis Dihalangi Meliput Demo di Bundaran HI, Polda Metro Minta Maaf

2 min read
Jurnalis Dihalangi Meliput Demo di Bundaran HI, Polda Metro Minta Maaf
Suasana aksi demo 28 Oktober di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (28/10/2026). (IDN Times/Cantika Lutfiah)
  • Polda Metro Jaya meminta maaf kepada pers atas pengamanan demonstrasi mahasiswa di Bundaran HI.

  • Jurnalis IDN Times dan Jawa Pos dihalangi masuk ke titik demonstrasi meski telah menunjukkan identitas pers.

  • Polda Metro Jaya menyebut keselamatan masyarakat dan jurnalis sebagai prioritas serta menjadikan kejadian itu evaluasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf kepada pers atas pengamanan demonstrasi mahasiswa di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).

Diketahui, aparat menghalangi kerja-kerja jurnalistik dalam bentuk melarang jurnalis mendekat ke titik lokasi penyampaian pendapat oleh mahasiswa. Seperti dialami jurnalis IDN Times dan Jawa Pos.

“Polda Metro Jaya mohon maaf atas kejadian tersebut, dan akan menjadi evaluasi bagi kami,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, Kamis (29/10/2026.

Namun demikian, dia menjelaskan bahwa maksud dan tujuan aparat di lapangan adalah demi kesamatan dan keamanan masyarakat dan jurnalis.

“Keselamatan masyarakat dan jurnalis merupakan prioritas utama,” kata dia.

Sebelumnya, aparat kepolisian melarang jurnalis meliput aksi demonstrasi di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (28/10). Berdasarkan pantauan IDN Times, sejumlah aparat menghadang jurnalis yang hendak menembus barikade kepolisian, untuk meminta izin masuk ke titik demonstrasi di Bundaran HI.

Jurnalis IDN Times telah menunjukkan kartu identitas pers kepada polisi, namun mereka tetap menghalangi dan tidak mengizinkan masuk ke lokasi pusat titik demo.

“Demi keamanan tidak bisa masuk,” ujar salah satu petugas.

Aparat kepolisian tidak menjelaskan dengan gamblang, alasan jurnalis dilarang meliput demonstrasi tersebut. Salah seorang polisi hanya menyebut menjalankan tugas.

"Saya hanya menjalankan tugas, ingin meliput," desak jurnalis IDN Times.

"Saya juga menjalankan tugas, sama-sama menjalankan tugas, ya," ujar anggota Brimob itu.

Pengalaman yang sama juga dialami jurnalis dari Jawa Pos. Polisi pun melarangnya meliput ke lokasi titik demo di Bundaran HI.

    Share Article
    Editorial Team

    Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

    Related Articles

    See More