Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
AMPB Sebut 4 Bus dari Pati Dicegat Aparat saat Ingin ke Jakarta
Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Teguh Istiyanto gelar aksi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat. (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
  • Koordinator AMPB Teguh Istiyanto menyebut empat bus berisi sekitar 200 demonstran dari Pati menuju Jakarta dicegat aparat saat hendak keluar wilayah Pati.
  • Informasi pencegatan diperoleh AMPB dari anggotanya melalui pesan dan video; tiap bus disebut membawa sekitar 50 orang.
  • Ratusan massa memadati gerbang utama Gedung DPR di Jakarta menjelang aksi besar 27 Agustus 2026, sementara aktivis Surya menilai pencegatan terkait kekhawatiran pemerintah dan DPR.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Empat bus dari Pati mau pergi ke Jakarta. Di dalamnya ada sekitar 200 orang yang mau ikut aksi. Polisi menghentikan bus saat masih mau keluar dari Pati. Teguh dari AMPB bilang ia dapat pesan dan video tentang itu. Sekarang banyak orang sudah berkumpul di depan Gedung DPR Jakarta untuk aksi besar besok.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Teguh Istiyanto, mengatakan empat bus rombongan demonstran dari Pati yang menuju Jakarta dicegat aparat keamanan, Rabu (26/8/2026). Massa yang berjumlah sekitar 200 orang itu dicegat polisi saat ingin keluar dari wilayah Pati.

Informasi tersebut didapat dari anggota AMPB yang mengirimkan pesan dan video mengenai pencegahan bus itu.

"Satu bus ada 50 orang, ada empat bus berarti 200 orang," kata dia saat menggelar aksi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, hari ini.

Sementara, aktivis dari Aliansi Rakyat Indonesia Bersatu, Surya, menilai pencegatan tersebut dilakukan karena pemerintah dan DPR takut adanya demonstrasi yang rencananya digelar pada Kamis, 27 Agustus 2026.

"Ini artinya pemerintah dan DPR takut dengan kami," ucap Surya.

Adapun, ratusan orang memadati depan gerbang utama Gedung DPR, Jakarta Pusat. Kehadiran massa tersebut untuk menghadiri jelang demo besar besok.

Curated For You

Editorial Team

Related Article