Jakarta, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, menaikkan status penanganan bencana kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari siaga menjadi tanggap darurat pada Rabu (2/9/2026).
Keputusan tersebut diambil setelah kondisi karhutla di Ketapang semakin memburuk dan mulai berdampak terhadap berbagai sektor, mulai dari kesehatan masyarakat, pendidikan, transportasi hingga ketersediaan air bersih.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengatakan, penanganan karhutla saat ini membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Hal itu disampaikannya dalam rapat koordinasi peningkatan status penanganan karhutla yang dihadiri unsur Forkopimda dan sejumlah kepala perangkat daerah.
