Gerakan Langit Biru Berakhir, AHY Dorong Aksi Lingkungan Berlanjut

- Gerakan Langit Biru Indonesia Asri Partai Demokrat resmi berakhir setelah rangkaian delapan pekan di berbagai daerah.
- Program ini mencatat 692 aksi lingkungan, melampaui target 666 aksi, dengan keterlibatan 84.032 peserta.
- AHY dan Ossy Dermawan berharap kepedulian lingkungan serta semangat gotong royong terus menjadi bagian kehidupan sehari-hari.
Jakarta, IDN Times - Rangkaian Gerakan Nasional Langit Biru Indonesia Asri dalam rangka memperingati HUT ke-25 Partai Demokrat resmi berakhir, setelah berlangsung selama delapan di berbagai daerah.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, Gerakan Langit Biru Indonesia Asri merupakan bentuk komitmen dan kontribusi Partai Demokrat dalam menghadirkan aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Seperempat abad Partai Demokrat, kita birukan langit kita. Kalau udara bersih, pantai bersih, insyaallah masyarakat akan hidup lebih sehat, nyaman, dan sejahtera. Demokrat ingin terus hadir dan berkontribusi untuk itu," kata AHY dalam keterangan resmi, Rabu (2/8/2026).
1. Diharapkan jadi gerakan yang semakin masif

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam kegiatan aksi lingkungan menjelang HUT Demokrat. (Dok. Demokrat). Nasional Langit Biru Indonesia Asri digelar oleh pengurus DPD dan DPC Partai Demokrat. Program ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Sejak dimulai pada Jumat, 10 Juli hingga 28 Agustus 2026, Gerakan Langit Biru Indonesia Asri telah melaksanakan 692 aksi peduli lingkungan di berbagai wilayah Indonesia, melampaui target awal sebanyak 666 aksi. Rangkaian kegiatan tersebut melibatkan 84.032 peserta dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, komunitas, organisasi kemasyarakatan, pelajar, hingga masyarakat umum.
Berbagai aksi nyata menghasilkan sejumlah capaian penting. Sebanyak 419,03 ton sampah berhasil dibersihkan, 30.894 pohon ditanam, 8.657 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, serta 57 rumah ibadah dan fasilitas umum dicat maupun dibersihkan.
AHY menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak seharusnya hanya muncul pada momentum tertentu, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. AHY berharap semangat yang tumbuh selama rangkaian kegiatan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
"Saya berharap Gerakan Langit Biru tidak berhenti setelah perayaan ulang tahun ke-25, melainkan menjadi gerakan yang semakin luas dan melibatkan lebih banyak masyarakat," ujar AHY.
2. Diharapkan perkuat semangat gotong royong untuk menjaga lingkungan

Wamen ATR Ossy Darmawan dalam aksi lingkungan Partai Demokrat. (Dok. Demokrat). Koordinator Nasional Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Ossy Dermawan, mengatakan gerakan tersebut merupakan arahan AHY untuk mengisi momentum seperempat abad Partai Demokrat dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurut Ossy, keterlibatan berbagai elemen dalam rangkaian kegiatan menunjukkan bahwa persoalan lingkungan dapat menjadi ruang bersama untuk membangun kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.
"Ketika berbicara tentang kebersihan, kenyamanan, dan kesehatan lingkungan, itu merupakan tanggung jawab kita bersama. Mudah-mudahan gerakan ini mampu menggelorakan kembali semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat," ujar Ossy.
3. Gerakan Peduli Lingkungan diharapkan jadi kebiasaan

Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Darmawan. (Dok. Kementrans) Menutup rangkaian delapan pekan tersebut, Ossy menegaskan, berakhirnya pelaksanaan program secara resmi bukan berarti berakhir pula semangat yang telah dibangun bersama.
Ia berharap, kepedulian terhadap lingkungan dapat terus tumbuh menjadi kebiasaan dan bagian dari kehidupan sehari-hari.
"Terima kasih kepada seluruh kader, masyarakat, dan semua pihak yang telah berpartisipasi dan bergotong royong selama delapan pekan. Semoga semangat ini terus tumbuh dan menjadi bagian dari langkah Partai Demokrat untuk hadir, berbuat, dan memberi manfaat bagi masyarakat," kata Ossy.



















