Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sukuk PNM Diakui Dunia, Menang di The Asset Awards 2026 Hong Kong
PNM kembali mencatatkan pengakuan di tingkat global melalui ajang The Asset Triple A Sustainable Finance Awards 2026 yang diselenggarakan pada 31 Maret 2026 di Four Seasons Hong Kong. Dalam forum tersebut, perusahaan memperoleh penghargaan pada kategori “Best Orange Bond/Sukuk – Indonesia” atas penerbitan sukuk senilai Rp3,77 triliun. (Dok. PNM)
  • PNM meraih penghargaan internasional di The Asset Triple A Sustainable Finance Awards 2026 Hong Kong untuk kategori Best Orange Bond/Sukuk – Indonesia senilai Rp3,77 triliun.
  • Penghargaan ini memperkuat rekam jejak PNM dalam penerapan keuangan syariah dan pembangunan ekonomi berbasis komunitas melalui instrumen sukuk yang inklusif dan berkelanjutan.
  • Hingga Maret 2026, PNM telah memberdayakan lebih dari 22,9 juta nasabah di seluruh Indonesia dengan fokus pada pembiayaan syariah dan dukungan bagi perempuan prasejahtera.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PNM meraih penghargaan “Best Orange Bond/Sukuk – Indonesia” dalam ajang The Asset Triple A Sustainable Finance Awards 2026 atas penerbitan sukuk senilai Rp3,77 triliun.
  • Who?
    Perusahaan Nasional Madani (PNM) bersama Sekretaris Perusahaan Dodot Patria yang mewakili manajemen dalam menerima penghargaan tersebut.
  • Where?
    Acara penghargaan berlangsung di Four Seasons Hong Kong, sementara kegiatan operasional PNM tersebar di seluruh Indonesia.
  • When?
    Penghargaan diberikan pada 31 Maret 2026 dalam rangkaian acara The Asset Triple A Sustainable Finance Awards 2026.
  • Why?
    Pengakuan diberikan karena penerbitan sukuk PNM dinilai berkontribusi terhadap pembiayaan berkelanjutan dan pemberdayaan perempuan serta pengusaha ultramikro di Indonesia.
  • How?
    Pencapaian diraih melalui konsistensi penerapan prinsip keuangan syariah, perluasan akses pembiayaan inklusif, dan pendampingan usaha bagi jutaan nasabah di berbagai wilayah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PNM kembali mencatatkan pengakuan di tingkat global melalui ajang The Asset Triple A Sustainable Finance Awards 2026 yang diselenggarakan pada 31 Maret 2026 di Four Seasons Hong Kong. Dalam forum tersebut, perusahaan memperoleh penghargaan pada kategori “Best Orange Bond/Sukuk – Indonesia” atas penerbitan sukuk senilai Rp3,77 triliun.

Capaian ini memperlihatkan peran aktif dalam mengembangkan instrumen pembiayaan berkelanjutan yang terhubung langsung dengan dampak sosial, khususnya bagi pemberdayaan perempuan dan pengusaha ultramikro.

1. Pengakuan ini memperpanjang rekam jejak dalam ajang serupa

Gedung PNM. (dok. PNM)

Pengakuan ini memperpanjang rekam jejak dalam ajang serupa, setelah sebelumnya memperoleh apresiasi dari lembaga yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Konsistensi tersebut mencerminkan keberlanjutan strategi dalam mengintegrasikan prinsip keuangan syariah dengan pendekatan pembangunan ekonomi berbasis komunitas. Melalui instrumen sukuk yang inklusif, upaya yang dilakukan tidak hanya memperluas akses pembiayaan, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi masyarakat dari tingkat paling dasar.

2. Komitmen dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif

Gedung PNM. (Dok. PNM)

Hingga Maret 2026, layanan pemberdayaan PNM telah menjangkau lebih dari 22,9 juta nasabah di seluruh Indonesia, dengan dukungan jaringan yang tersebar di 36 provinsi, 452 kabupaten/kota, dan 6.165 kecamatan. Operasional tersebut ditopang oleh ribuan kantor layanan yang terdiri dari kantor cabang, unit Mekaar, dan unit ULaMM sehingga memungkinkan hadirnya pendampingan usaha yang berkelanjutan. Sebagian besar portofolio pembiayaan juga terus diarahkan pada skema berbasis syariah, sejalan dengan komitmen dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan bertanggung jawab.

3. Komitmen PNM memberikan dampak nyata bagi masyarakat

Ilustrasi Gedung PNM (Dok. PNM)

Sekretaris Perusahaan, Dodot Patria, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan cerminan dari upaya kolektif seluruh insan dalam menghadirkan pembiayaan yang tidak hanya inklusif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi cerminan dari upaya kolektif seluruh insan dalam menghadirkan pembiayaan yang tidak hanya inklusif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperkuat peran sebagai mitra pemberdayaan bagi perempuan prasejahtera agar dapat tumbuh, mandiri, dan berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi keluarga maupun lingkungan sekitarnya,” ujar Dodot. (WEB)

Editorial Team