Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ayah dan 2 Anaknya Jadi Korban Tewas Kebakaran di SPBE Bekasi
Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berlokasi di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, meledak hingga akibatkan kebakaran, Rabu (1/4/2026) malam. (IDN Times/Imam Faishal)
  • Kebakaran disertai ledakan di SPBE Cimuning, Bekasi, menewaskan lima orang termasuk Kosasih yang meninggal setelah dirawat intensif di RSUD Cibitung.
  • Kosasih merupakan ayah dari dua korban sebelumnya, Aulia Putri Budiasti dan Sapta Prihantono, yang juga tewas akibat luka bakar berat dalam insiden sama.
  • Dua sekuriti SPBE bernama Jaimun dan Suyadi turut menjadi korban jiwa, sementara penyebab kebakaran diduga berasal dari kebocoran gas dan korsleting listrik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bekasi, IDN Times - Korban tewas akibat kebakaran disertai ledakan di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, bertambah. Kini jumlah korban meninggal dunia jadi lima orang.

Korban meninggal dunia ke lima yakni pria bernama Kosasih (65 tahun). Kosasih meninggal dunia pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 00.30 WIB, setelah mendapatkan perawatan medis di RSUD Cibitung sejak terjadinya kebakaran.

“Iya betul korban meninggal bertambah. Atas nama Kosasih 65 tahun. Korban sempat menjalani perawatan intensif,” kata Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi, Kamis (16/4/2026).

1. Ayah dan dua anaknya meninggal dunia

Suasana SPBE Bekasi pasca ledakan hingga kebakaran. (IDN Times/Imam Faishal)

Diketahui, Kosasih merupakan ayah dari Aulia Putri Budiasti dan Sapta Prihantono yang telah meninggal dunia terlebih dahulu pada minggu lalu akibat peristiwa yang sama.

"(Korban alami) luka bakar sekitar 63 persen,” kata Maka.

2. Dua sekuriti meninggal dunia

Suasana SPBE Bekasi usai ledakan hingga kebakaran. (IDN Times/Imam Faishal)

Sebelumnya, dua sekuriti SPBE bernama Jaimun, 62 tahun, dan Suyadi, 62 tahun, juga meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis. Jaimun meninggal pada Senin, 6 April 2026, sementara Suyadi pada Minggu, 5 April 2026 malam.

"Kemarin kami berduka cita meninggalnya satu orang yang bernama Suyadi, dia merupakan sekuriti, dan sudah ditangani oleh BPJS Ketenagakerjaan, sudah lakukan kemarin langsung dikubur tadi malam," kata Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, Senin, 6 April 2026.

3. Kronologi kebakaran

Salah satu rumah terdampak akibat peristiwa SPBE di Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Adapun, Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berlokasi di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, meledak hingga memicu kebakaran besar, Rabu, 1 April 2026 malam.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kadisdamkarmat Kota Bekasi, Heryanto, mengatakan peristiwa tersebut berawal dari adanya kebocoran gas di lingkungan SPBE. Informasi itu didapat dari pernyataan salah satu warga yang berada di sekitar lokasi.

Dia menduga api berasal dari korsleting listrik di sekitar SPBE yang mengakibatkan ledakan. Akibat ledakan dan kebakaran tersebut, lanjut Heryanto, SPBE mengalami kerusakan berat dan hampir rusak total.

"Karena warga bilang ada bau gas. Jadi pemicunya adalah salah satunya arus pendek yang menyebabkan ledakan gas. Itu berdasarkan informasi," kata Heryanto, Kamis, 2 April 2026 dini hari.

Editorial Team