Bogor, IDN Times – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengatakan, sebagian besar anggaran yang dikelola BGN untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan habis untuk birokrasi, melainkan untuk intervensi gizi langsung. Dari total Rp268 triliun dalam UU APBN 2026, hampir seluruhnya dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk makanan bergizi.
"Perlu Anda ketahui bahwa 93 persen dari Rp268 triliun itu digunakan untuk bantuan pemerintah makan bergizi. Jadi hampir Rp240 triliun uang ini digunakan untuk intervensi pemenuhan gizi," kata Dadan dikutip Minggu (1/3/2026).
Selain itu, kata Dadan, penggunaan dana pendidikan sebesar Rp223 triliun untuk MBG diputar kembali ke daerah untuk menggerakkan ekonomi lokal melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
