Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
BPBD Catat 12 Titik Bencana Kepung Bogor, Fokus Cari Korban Hanyut
BPBD saat menangani tembok runtuh di Jerokuta, Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis 29/1/2026) malam. Dok BPBD Kota Bogor.
  • Cuaca ekstrem sejak Minggu hingga Senin memicu 12 titik bencana di Kabupaten Bogor, meliputi banjir, angin kencang, dan tanah longsor yang tersebar di sejumlah kecamatan.
  • Banjir menjadi bencana paling luas dengan sebelas kecamatan terdampak, sementara Tamansari dilanda angin kencang dan Ciampea mengalami tanah longsor akibat cuaca buruk.
  • BPBD fokus pada evakuasi lansia di Parung serta pencarian warga hanyut di Desa Cilebut Timur, Sukaraja, dengan operasi gabungan tim reaksi cepat di lapangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Minggu (20/4/2026)

Cuaca ekstrem mulai melanda Kabupaten Bogor dan menyebabkan banjir di Jasinga, Tenjo, Parung Panjang, Cigudeg, dan Rumpin. Pada malam harinya, banjir meluas ke Dramaga, Parung, Bojong Gede, Cibinong, Sukaraja, dan Citereup.

Senin (20/4/2026)

BPBD Kabupaten Bogor mencatat total 12 titik bencana akibat cuaca ekstrem. Angin kencang terjadi di Tamansari dan tanah longsor dilaporkan di Ciampea. BPBD melakukan asesmen serta evakuasi lansia di Parung dan memulai pencarian warga hanyut di Desa Cilebut Timur, Sukaraja.

kini

Tim gabungan masih fokus mencari korban hanyut di aliran sungai serta memantau perkembangan situasi bencana di berbagai wilayah terdampak.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Cuaca ekstrem memicu 12 titik bencana di Kabupaten Bogor, meliputi banjir, angin kencang, dan tanah longsor. BPBD fokus pada pencarian korban hanyut serta penanganan wilayah terdampak.
  • Who?
    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor bersama tim gabungan melakukan evakuasi warga dan pencarian korban hanyut. Staf Kedaruratan BPBD Jalaluddin memberikan keterangan resmi.
  • Where?
    Bencana terjadi di berbagai kecamatan Kabupaten Bogor, termasuk Jasinga, Tenjo, Parung Panjang, Cigudeg, Rumpin, Dramaga, Parung, Bojong Gede, Cibinong, Sukaraja, Citereup, Tamansari, dan Ciampea.
  • When?
    Bencana berlangsung sejak Minggu hingga Senin, 20 April 2026. Hingga saat ini tim masih berada di lapangan untuk pemantauan dan penanganan lanjutan.
  • Why?
    Banjir, angin kencang, dan tanah longsor dipicu oleh cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Bogor selama dua hari berturut-turut.
  • How?
    BPBD mengerahkan tim reaksi cepat untuk evakuasi warga terdampak dan asesmen lokasi. Operasi pencarian korban hanyut
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di Bogor hujan dan angin besar datang lama sekali, jadi banyak tempat kebanjiran dan tanahnya longsor. Ada dua belas tempat kena bencana, seperti di Parung, Cibinong, dan Ciampea. Orang BPBD kerja keras bantu warga, evakuasi kakek tua, dan sekarang mereka cari orang yang hanyut di sungai supaya bisa selamat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di tengah cuaca ekstrem yang menyebabkan 12 titik bencana di Kabupaten Bogor, respons cepat BPBD menunjukkan kesiapsiagaan dan koordinasi yang kuat. Petugas berhasil memastikan tidak ada korban jiwa serta mengevakuasi lansia terdampak dengan selamat. Pemantauan intensif dan operasi pencarian aktif mencerminkan komitmen tinggi terhadap keselamatan warga di berbagai wilayah terdampak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bogor, IDN Times – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Bogor sejak Minggu hingga Senin (20/4/2026) memicu bencana di berbagai wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat setidaknya ada 12 titik wilayah yang terdampak bencana mulai dari banjir, angin kencang, hingga tanah longsor.

"Demikian informasi sementara yang bisa kami laporkan mengenai kondisi di lapangan. Kami akan terus memantau perkembangan objek di lokasi untuk kesimpulan lebih lanjut," ujar Staf Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Jalaluddin, Senin (20/4/2026).

1. Sebelas kecamatan terendam banjir dalam dua hari

Ilustrasi Evakuasi Bencana BPBD di Kabupaten Bogor. Humas BPBD Kabupaten Bogor

Banjir menjadi bencana yang paling mendominasi dengan sebaran lokasi yang sangat luas. Sejak Minggu, banjir melanda Jasinga, Tenjo, Parung Panjang, Cigudeg, dan Rumpin. Kondisi ini meluas hingga Minggu malam ke wilayah Dramaga, Parung, Bojong Gede, Cibinong, Sukaraja, dan Citereup.

Meskipun genangan air melanda banyak titik, BPBD melaporkan situasi masih dalam penanganan dan pemantauan tim reaksi cepat.

"Pada Minggu malam ada di beberapa titik lain yang terdampak banjir meliputi Dramaga, Parung, Bojong Gede, Cibinong, Sukaraja, Citereup," kata Jalaluddin.

2. Angin kencang di Tamansari dan longsor di Ciampea

Ilustrasi BPBD di Kabupaten Bogor. Humas BPBD Kabupaten Bogor

Selain banjir, jenis bencana lain juga dilaporkan terjadi akibat cuaca buruk. Wilayah Kecamatan Tamansari diterjang angin kencang yang merusak sejumlah fasilitas, sementara laporan terbaru pada Senin pagi menyebutkan terjadi tanah longsor di wilayah Ciampea.

Tim BPBD saat ini masih melakukan asesmen di lokasi longsor untuk memastikan tidak ada pemukiman warga yang terancam lebih lanjut.

"Selain banjir, di Tamansari juga dilaporkan terjadi angin kencang. Sementara itu, untuk laporan terbaru yang masuk hari ini di Ciampea terjadi longsor," jelasnya.

3. Evakuasi lansia dan pencarian orang hanyut jadi prioritas

Ilustrasi Pencarian Orang Hanyut di Sungai Oleh Tim Sr dan BPBD. Humas BPBD Kabupaten Bogor

Dalam rentetan bencana di 12 titik ini, BPBD mengonfirmasi tidak ada korban jiwa pada kejadian banjir dan longsor awal. Namun, petugas sempat melakukan evakuasi darurat terhadap seorang lansia di Parung. Kini, fokus utama dialihkan ke Desa Cilebut Timur, Sukaraja, menyusul adanya laporan warga yang hanyut.

Operasi Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) ini sedang dilakukan oleh tim gabungan untuk mencari korban yang hilang di aliran sungai.

"Tidak ada korban jiwa di setiap titik bencana, hanya terdapat seorang lansia terdampak bencana yang dievakuasi oleh tim BPBD di Parung," ujar dia.

Editorial Team