Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Stabilkan Harga Beras, BULOG Perkuat Pasokan ke Pasar Rakyat dan Ritel
Perum BULOG terus memperkuat langkah stabilisasi harga beras dengan menggelontorkan pasokan secara langsung ke pasar rakyat dan jaringan ritel. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan beras sekaligus menjaga harga di tingkat konsumen tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. (Dok. BULOG)
  • BULOG menyalurkan beras langsung ke pasar rakyat dan ritel untuk menjaga ketersediaan serta harga konsumen tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi pemerintah.
  • Dengan stok sekitar 4,9 juta ton, BULOG siap menambah pasokan di wilayah yang membutuhkan guna mencegah kelangkaan dan kenaikan harga beras.
  • BULOG memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, pedagang, pengelola pasar, dan ritel agar distribusi beras lancar serta pasokan merata.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Perum BULOG memperkuat pasokan beras langsung ke pasar rakyat dan jaringan ritel untuk menjaga ketersediaan serta harga di tingkat konsumen sesuai Harga Eceran Tertinggi.
  • Who?
    Perum BULOG, jajaran wilayah dan cabangnya, Direktur Utama Ahmad Rizal Ramdhani, pemerintah daerah, pedagang, pengelola pasar, dan jaringan ritel terlibat dalam distribusi beras.
  • Where?
    Pasokan disalurkan ke pasar rakyat, ritel modern, dan saluran penyaluran lain di berbagai wilayah. Koordinasi distribusi juga dilakukan bersama pemerintah daerah dan pengelola pasar.
  • When?
    Saat ini, BULOG terus menjalankan penguatan distribusi dan pemantauan harga serta stok di lapangan. Waktu pelaksanaan rinci di setiap wilayah masih menunggu informasi lebih lanjut.
  • Why?
    Langkah ini dilakukan untuk mencegah kelangkaan beras, menjaga pasokan tetap tersedia, dan mempertahankan harga beras bagi konsumen sesuai HET yang ditetapkan pemerintah.
  • How?
    BULOG menggelontorkan dan siap menambah pasokan berdasarkan kebutuhan lapangan, dengan stok sekitar 4,9 juta ton serta koordinasi bersama pemerintah daerah, pedagang, pengelola pasar, dan ritel.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Perum BULOG terus memperkuat langkah stabilisasi harga beras dengan menggelontorkan pasokan secara langsung ke pasar rakyat dan jaringan ritel. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan beras sekaligus menjaga harga di tingkat konsumen tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Jajaran BULOG di seluruh wilayah dan cabang turun langsung ke lapangan tidak hanya untuk memantau perkembangan harga dan ketersediaan stok, tetapi juga memastikan pasokan dapat segera ditambah apabila terdapat kebutuhan di lapangan.

1. BULOG perkuat distribusi beras untuk menjaga stabilitas harga

Perum BULOG terus memperkuat langkah stabilisasi harga beras dengan menggelontorkan pasokan secara langsung ke pasar rakyat dan jaringan ritel. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan beras sekaligus menjaga harga di tingkat konsumen tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. (Dok. BULOG)

Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., mengatakan, BULOG akan terus memastikan masyarakat mendapatkan beras dengan harga yang terjangkau dan sesuai ketentuan pemerintah.

“BULOG hadir langsung di pasar dan ritel. Kami gelontorkan beras agar pasokan tersedia dan harga tetap terjaga sesuai HET. Jadi bukan hanya melihat, tetapi kami langsung melakukan intervensi dengan menambah pasokan,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

Saat ini, BULOG menguasai stok beras sebanyak sekitar 4,9 juta ton. Kekuatan stok tersebut menjadi modal penting bagi BULOG untuk terus memperkuat pasokan ke berbagai wilayah, termasuk melalui pasar rakyat dan jaringan ritel, sekaligus melakukan intervensi ketika dibutuhkan untuk menjaga stabilitas harga beras.

2. BULOG siap tambah pasokan untuk menjaga harga beras sesuai HET

Perum BULOG terus memperkuat langkah stabilisasi harga beras dengan menggelontorkan pasokan secara langsung ke pasar rakyat dan jaringan ritel. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan beras sekaligus menjaga harga di tingkat konsumen tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. (Dok. BULOG)

Menurutnya, penguatan pasokan menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga stabilitas harga. Dengan ketersediaan beras yang cukup di berbagai saluran distribusi, diharapkan tidak terjadi kelangkaan yang dapat mendorong kenaikan harga di tingkat konsumen.

BULOG juga terus memperluas distribusi beras melalui pasar rakyat, ritel modern, serta berbagai saluran penyaluran lainnya. Langkah tersebut dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan beras dapat lebih mudah dijangkau masyarakat.

“Prinsipnya sederhana, beras harus tersedia dan harganya terjangkau. Ketika pasokan di pasar membutuhkan tambahan, BULOG siap menggelontorkan beras. Kami ingin masyarakat mendapatkan kepastian harga sesuai HET,” tegasnya.

3. BULOG perkuat koordinasi untuk memastikan pasokan beras tetap stabil

Perum BULOG terus memperkuat langkah stabilisasi harga beras dengan menggelontorkan pasokan secara langsung ke pasar rakyat dan jaringan ritel. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan beras sekaligus menjaga harga di tingkat konsumen tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. (Dok. BULOG)

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen BULOG dalam menjalankan perannya sebagai stabilisator pangan. Dengan dukungan stok yang kuat dan distribusi yang terus diperkuat, BULOG siap melakukan intervensi secara cepat ketika dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga beras.

BULOG memastikan koordinasi dengan pemerintah daerah, pedagang, pengelola pasar, dan jaringan ritel akan terus dilakukan agar distribusi berjalan lancar dan pasokan beras tersedia secara merata di berbagai wilayah. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Editorial Team

Related Article