Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Banjir bandang di Sumatra
Potret banjir bandang di Sumatra. (Dok. BNPB)

Intinya sih...

  • Program padat karya tunai harus menjadi inti dari seluruh bantuan

  • Koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah juga menjadi kunci keberhasilan

  • Gus Ipul tegaskan pemulihan sosial dilaksanakan secara terarah, terpadu

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menyoroti potensi peningkatan kemiskinan akibat bencana di Sumatra.

“Jumlah angka kemiskinan akan semakin meningkat. Kontribusi bencana Sumatra kepada kemiskinan di tingkat nasional diperkirakan 0,49 persen, dan kemiskinan ekstrem meningkat 0,20 persen,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi di Gedung Kemendagri, dikutip dalam keterangan tertulis, Jumat (16/1/2025).

1. Program padat karya tunai harus menjadi inti dari seluruh bantuan

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Ia menegaskan, pemulihan ekonomi masyarakat harus dilakukan melalui intervensi langsung yang mendorong aktivitas ekonomi lokal.

Cash for work atau program padat karya tunai harus menjadi inti dari seluruh bantuan pemerintah pusat,” katanya.

2. Koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah juga menjadi kunci keberhasilan

Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid dan Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kantor Kementerian ATR/BPN. (IDN Times/Trio Hamdani)

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menekankan pentingnya kesepakatan mekanisme kolaborasi lintas pemerintahan.

Menurutnya, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah juga menjadi kunci keberhasilan rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Ini penting terkait dengan mekanisme kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, terkait dengan pendanaan dan pembangunan infrastruktur yang ada di bawah pemerintah daerah.” katanya.

“Ini harus disepakati sehingga tidak ada overlapping dan semuanya mendapat sentuhan yang proporsional,” imbuhnya.

3. Gus Ipul tegaskan pemulihan sosial dilaksanakan secara terarah, terpadu

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) turun langsung ke lokasi bencana banjir di Desa Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan/Don Kemensos

Dalam kesempatan ini, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa seluruh upaya pemulihan sosial dilaksanakan secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan, sejalan dengan mandat Keppres dan koordinasi Satgas.

“Sebagai koordinator bidang sosial, Kementerian Sosial memastikan pemulihan sosial pascabencana berjalan menyeluruh, mulai dari perlindungan dan jaminan sosial, rehabilitasi sosial, hingga pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat terdampak,” jelas Gus Ipul.

Editorial Team