Jakarta, IDN Times - Beredar unggahan tautan dari akun Facebook “kabar bantuan bansos” pada Senin (9/2/2026) dengan narasi ajakan mendaftar “Bansos Ramadhan” menjelang bulan Ramadan. Unggahan tersebut menyebut pemerintah membuka pendaftaran penerima bansos dan meminta masyarakat segera mendaftar sebelum ditutup.
IDN Times melakukan penelusuran dengan mengunjungi tautan yang dibagikan. Hasilnya, tautan tersebut tidak mengarah ke laman resmi pengecekan bantuan sosial milik Kementerian Sosial. Tautan justru mengarah ke halaman yang meminta pengunjung mengisi sejumlah data pribadi.
Data yang diminta meliputi nama lengkap sesuai KTP, nomor Telegram aktif, asal provinsi, dan jenis kelamin. Halaman tersebut juga tidak menampilkan identitas resmi instansi pemerintah.
