Jakarta, IDN Times - Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) menegaskan sejumlah unggahan yang beredar di media sosial yang mengatasnamakan Menteri HAM Natalius Pigai terkait korupsi maupun hukuman mati, merupakan informasi palsu atau hoaks.
Klarifikasi tersebut disampaikan setelah beredar sejumlah konten yang menampilkan foto Natalius Pigai disertai narasi provokatif, di antaranya bertuliskan “Kita Bukan Negara China, Hukuman Mati untuk Koruptor Itu Melanggar HAM”, “Koruptor Berhak Hidup Layak dan Tenang”, hingga narasi yang menyebut penangkapan pejabat tertentu sebagai bentuk pelanggaran HAM.
