Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
CEK FAKTA: Seskab Teddy Usir Pejabat di LRT Jakarta
Presiden Prabowo Subianto mencoba menggunakan moda LRT Jakarta dari Kelapa Gading-Manggarai, pada Rabu (16/9/2026). (YouTube.com/Sekretariat Presiden)
  • Video viral menampilkan Seskab Teddy Indra Wijaya meminta sejumlah pejabat berpindah gerbong saat Presiden Prabowo menjajal LRT Jakarta sebelum peresmian rute Kelapa Gading-Manggarai.
  • Dirut Jakpro Iwan Takwin menegaskan dirinya tidak diusir, melainkan diminta pindah ke gerbong belakang karena gerbong yang ditempati Presiden sudah penuh.
  • Teddy disebut mengatur ruang agar pengguna kursi roda dapat mendekat dan berbincang dengan Presiden; narasi bahwa ia mengusir pejabat dinyatakan menyesatkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
16 September 2026

Presiden Prabowo bersama Gubernur DKI Jakarta menjajal LRT Jakarta dari Kelapa Gading sebelum peresmian operasional rute Kelapa Gading-Manggarai. Video Teddy Indra Wijaya yang meminta sejumlah pejabat pindah gerbong direkam dalam momen ini.

17 September 2026

Dirut Jakpro Iwan Takwin menegaskan dirinya tidak diusir, melainkan diminta pindah ke gerbong belakang karena gerbong Presiden penuh. Unggahan @catatanseskab menyebut Teddy mengatur ruang bagi pengguna kursi roda agar lebih dekat dengan Presiden.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Video viral memperlihatkan Seskab Teddy Indra Wijaya meminta sejumlah pejabat berpindah dari gerbong LRT Jakarta yang ditumpangi Presiden Prabowo Subianto.
  • Who?
    Seskab Teddy Indra Wijaya, Presiden Prabowo Subianto, Gubernur DKI Jakarta, Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin, sejumlah pejabat, dan pengguna kursi roda berada dalam peristiwa tersebut.
  • Where?
    Di dalam rangkaian LRT Jakarta pada perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai, termasuk gerbong yang digunakan Presiden Prabowo.
  • When?
    Peristiwa terjadi Rabu, 16 September 2026, sebelum peresmian operasional LRT Kelapa Gading-Manggarai. Klarifikasi Iwan Takwin dan unggahan keterangan video muncul Kamis, 17 September 2026.
  • Why?
    Gerbong Presiden disebut sudah penuh. Teddy mengatur ruang agar pengguna kursi roda dapat lebih dekat dan memiliki akses untuk berbincang langsung dengan Presiden.
  • How?
    Iwan Takwin menyatakan dirinya diminta pindah ke gerbong belakang, bukan diusir. Narasi bahwa Teddy mengusir petinggi PT KAI dan perwakilan Kementerian Perhubungan dinyatakan menyesatkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Teddy tidak mengusir pejabat dari kereta LRT Jakarta. Presiden Prabowo naik LRT bersama Gubernur Jakarta sebelum LRT dibuka. Gerbong Presiden penuh, jadi Iwan dari Jakpro diminta pindah ke gerbong belakang. Teddy juga membuat jalan untuk orang yang pakai kursi roda agar bisa dekat dan bicara dengan Presiden.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah kunjungan Presiden Prabowo menjajal LRT Jakarta sebelum peresmian, pengaturan penumpang di gerbong menunjukkan perhatian pada kenyamanan dan aksesibilitas. Permintaan agar sebagian pejabat berpindah memberi ruang bagi pengguna kursi roda untuk berada lebih dekat dan berinteraksi langsung dengan Presiden, sementara klarifikasi dari Dirut Jakpro membantu meluruskan kesalahpahaman yang beredar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Sebuah video yang memperlihatkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengusir sejumlah pejabat, termasuk Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) di dalam kereta LRT Jakarta viral di media sosial.

Momen tersebut terjadi saat Presiden Prabowo bersama Gubernur DKI Jakarta menjajal LRT Jakarta dari Kelapa Gading sebelum diresmikan pada Rabu, 16 September 2026.

Benarkah Teddy mengusir para petinggi PT KAI dan perwakilan Kementerian Perhubungan agar keluar dari gerbong LRT yang ditumpangi Presiden Prabowo Subianto?

1. Dirut Jakpro diminta pindah gerbong

Presiden Prabowo Subianto ikut menjajal LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai, pada Rabu (16/9/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin menegaskan dia tidak diusir Teddy, namun hanya diminta pindah karena gerbong yang ditempati Prabowo sudah penuh.

"Saya tidak diusir Pak Seskab Teddy, hanya diminta pindah ke gerbong belakang, supaya gak kepenuhan di gerbong presiden," kata Iwan Takwin kepada IDN Times, Kamis (17/9/2026).

2. Teddy ingin beri ruang untuk disabilitas

Presiden Prabowo Subianto meresmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Jakarta, Rabu (16/9/2026). (YouTube.com/Sekretariat Presiden)

Dalam tulisan pada video yang diunggah di akun Instagram @catatanseskab Kamis (17/9/2026), Teddy mengungkapkan hal yang dilakukannya agar area tersebut bisa diakses pengguna kursi roda yang turut berada di gerbong yang sama dengan Prabowo dan Pramono.

"Padahal Seskab Teddy sedang mengatur area untuk memberikan jalan bagi pengguna kursi roda supaya posisinya lebih dekat dan dapat ikut berbinang langsung dengan Presiden," tulis dalam keterangan video tersebut.

3. Narasi tersebut missleading

Ilustrasi Cek Fakta. (IDN Times/Anjani Asra)

Diketahui, Presiden Prabowo mencoba menggunakan moda LRT Jakarta dari Kelapa Gading-Manggarai, Rabu, 16 September 2026. Momen tersebut dilakukan sebelum Prabowo meresmikan operasional LRT Kelapa Gading-Manggarai.

Jadi video yang barasikan Teddy usir sejumlah petinggi hoaks alias missleading.

Curated For You

Editorial Team

Related Article