Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cek Rekening, Bansos PKH  dan Sembako Ramadan Sudah Cair
PosIND Cetak Prestasi Gemilang: Dalam 10 Hari Bansos PKH dan Program Sembako Terealisasi 90% (dok. PosIND)
  • Kemensos menyalurkan bansos PKH dan Sembako triwulan pertama 2026 dengan realisasi lebih dari 85 persen, senilai Rp15 triliun, agar masyarakat bisa menjalani Ramadan dengan tenang.
  • Penyaluran dilakukan lewat Himbara dan BSI, sementara jutaan penerima baru masih menunggu proses pembukaan rekening kolektif serta distribusi kartu bantuan melalui PT Pos Indonesia.
  • Selain bansos reguler, Kemensos juga menyiapkan bansos adaptif senilai Rp2 triliun untuk penanganan pascabencana, termasuk bantuan logistik, santunan korban, dan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah melalui Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai atau Sembako untuk triwulan pertama tahun 2026.
  • Who?
    Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul bersama jajaran Kemensos, Himbara, BSI, serta PT Pos Indonesia yang menangani penyaluran kepada jutaan keluarga penerima manfaat.
  • Where?
    Penyaluran dilakukan secara nasional, termasuk di Jakarta sebagai pusat koordinasi, serta di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana.
  • When?
    Penyaluran berlangsung sejak Januari hingga Maret 2026 dengan laporan capaian diumumkan pada Minggu, 22 Februari 2026 menjelang bulan Ramadan.
  • Why?
    Bantuan diberikan untuk mendukung kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah selama Ramadan dan membantu pemulihan ekonomi pascabencana di beberapa daerah.
  • How?
    Bansos disalurkan melalui bank-bank Himbara dan BSI; sebagian penerima baru masih menunggu pembukaan rekening kolektif serta distribusi kartu oleh PT Pos Indonesia sebelum pencairan penuh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengumumkan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako telah disalurkan secara bertahap sehingga penerima manfaat yang beragama Islam dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan baik.

Hingga awal Ramadan, tercatat realisasi penyaluran bantuan sosial triwulan pertama 2026 telah mencapai di atas 85 persen atau Rp15 triliun lebih. Untuk PKH alokasi tahun ini ditetapkan bagi 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Sementara Bantuan Sembako dialokasikan bagi 18.250.000 KPM.

“Penyaluran (PKH) sampai saat sekarang, untuk triwulan pertama, Januari, Februari, Maret, itu 8.940.958 KPM. Sudah tersalurkan lebih dari Rp6 triliun atau 89,4 persen. Sementara Sembako, itu sudah tersalurkan 15 juta lebih KPM (dengan nominal) Rp9 triliun lebih, (atau) sebanyak 86,9 persen,” kata Gus Ipul di Jakarta melalui keterangan tertulis, Minggu (22/2/2026).

1. Penyaluran melalui Himbara atau BSI

Pencairan bansos PKH. (Dok. Kemensos)

Mensos menjelaskan, seluruh penyaluran bansos dilakukan melalui Himpunan Bank Negara (Himbara) dan BSI. Secara keselurahan, Gus Ipul melanjutkan, masih terdapat lebih dari 1 juta penerima baru bansos PKH dan sekitar 2 juta penerima baru bansos Sembako hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang belum menerima bantuan karena sedang proses pembukaan rekening kolektif (burekol), distribusi kartu dan persiapan penyaluran melalui PT Pos Indonesia.

“Jadi, setiap triwulan ada penerima manfaat baru (hasil pemutakhiran DTSEN), sebagian besar belum memiliki rekening. Maka itu ada namanya buka burekol (buka rekening kolektif) dan perlu waktu 1-2 bulan untuk burekolnya itu,” jelasnya.

2. Kemensos salurkan Rp1,8 triliun untuk bansos di Aceh dan Sumatra

Ilustrasi bansos/ Dok Kemensos

Sementara itu, untuk bansos PKH dan Sembako di Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat yang terdampak bencana, Kemensos telah menyalurkan Rp1,8 triliun kepada 1,7 juta KPM.

“Semua sudah salur dan insyaallah di akhir Februari ini tuntas,” kata Gus Ipul.

3. Kemensos salurkan bansos adaptif

IIustrasi penyaluran bansos di POS. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Selain bansos regular, Kemensos juga menyiapkan bansos adaptif untuk penanganan pascabencana, meliputi bantuan logistik dan dapur umum, santunan kematian dan luka, jaminan hidup (Jadup) dan bantuan pemulihan ekonomi bagi masyarakat terdampak bencana.

“Total anggaran yang kita ajukan dan siapkan (untuk bansos adaptif) ada Rp2 triliun lebih. Sementara total anggaran kedaruratan sudah terkirim semua, hampir Rp100 miliar. Hari ini kami sudah mulai menyalurkan, baik itu untuk isian rumah, bantuan pemulihan sosial ekonomi dan Jadup,” jelas Gus Ipul.

Editorial Team