Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dadang Hartanto Masih Umrah, Pelantikan Kapolda Metro Jaya Ditunda
Kapolda Metro Jaya yang baru, Irjen Pol Dadang Hartanto. (Dokumentasi STIK Polri)
  • Pelantikan Irjen Pol Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya ditunda karena ia sedang menunaikan ibadah umrah di Arab Saudi.
  • Posisi Kapolda Metro Jaya belum diserahterimakan dari Komjen Asep Edi Suheri, yang dimutasi menjadi Irwasum Polri melalui surat telegram Kapolri.
  • Upacara pelantikan 27 pejabat Polri tetap digelar; mutasi disebut bagian dinamika organisasi dan komitmen Kapolri Suyudi Ario Seto melakukan perbaikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2 Oktober 2026

Surat telegram Kapolri memutasi Komjen Asep Edi Suheri dari jabatan Kapolda Metro Jaya menjadi Irwasum Polri.

Sabtu (3/10/2026) malam

Pelantikan Irjen Pol Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya tidak dilaksanakan. Upacara pelantikan dihadiri 27 pejabat utama Mabes Polri dan kapolda.

saat ini

Dadang masih menunaikan ibadah umrah di Arab Saudi. Sertijab dengan Asep belum dapat dilakukan karena Dadang belum dilantik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pelantikan Irjen Pol Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya pada Sabtu malam ditunda karena ia sedang menunaikan ibadah umrah.
  • Who?
    Irjen Pol Dadang Hartanto, Komjen Asep Edi Suheri, Kapolri, serta Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko terlibat dalam informasi penundaan dan rangkaian pergantian jabatan.
  • Where?
    Informasi penundaan disampaikan di Mabes Polri, Jakarta Selatan. Dadang Hartanto saat ini berada di Arab Saudi untuk menjalankan umrah.
  • When?
    Pelantikan tidak dilakukan pada Sabtu malam, 3 Oktober 2026. Surat telegram mutasi Asep Edi Suheri tertanggal 2 Oktober 2026.
  • Why?
    Dadang Hartanto belum dapat dilantik karena sedang umrah. Serah terima jabatan Kapolda Metro Jaya dari Asep Edi Suheri juga belum dilakukan karena pelantikan merupakan bagian dari rangkaian tersebut.
  • How?
    Pelantikan Dadang akan dilakukan kemudian oleh Kapolri. Sementara itu, jabatan Kapolda Metro Jaya belum diserahkan kepada Dadang hingga saat ini.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Dadang Hartanto belum jadi kepala polisi Jakarta karena ia sedang umrah di Arab Saudi. Jadi, Asep Edi Suheri belum menyerahkan tugasnya kepada Dadang. Polisi bilang pelantikan Dadang akan dilakukan nanti oleh Kapolri. Malam itu, 27 pejabat polisi lain sudah ikut acara pelantikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penundaan pelantikan Dadang Hartanto menunjukkan penghormatan terhadap pelaksanaan ibadah umrah sekaligus menjaga rangkaian serah terima jabatan tetap tertib. Di tengah dinamika mutasi, komitmen Kapolri untuk merespons tuntutan masyarakat dan melakukan perbaikan di tubuh kepolisian memberi arah positif bagi penataan organisasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan, pelantikan Irjen Pol Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya tidak dilakukan pada Sabtu (3/10/2026) malam. Hal itu karena Dadang saat ini sedang menunaikan ibadah umrah di Arab Saudi.

"Bapak Kapolda Metro (Jaya) sedang umrah. Tentu nanti (pelantikan selanjutnya) akan dilakukan oleh Bapak Kapolri," kata Trunoyudo di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Dengan demikian, posisi Kapolda Metro Jaya belum bisa diserahkan dari Komjen Asep Edi Suheri kepada Dadang. Berdasarkan surat telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026, Asep dimutasi menjadi Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.

Trunoyodo membenarkan Asep belum melakukan sertijab lantaran Dadang belum dilantik.

"Iya, karena itu kan rangkaian," kata dia.

Sementara, upacara pelantikan pada Sabtu malam, dihadiri oleh 27 pejabat utama di Mabes Polri dan Kapolda.

"Mulai dari Kabaintelkam Polri, Kabareskrim Polri, Kabaharkam Polri, Kalemdiklat Polri, dan beberapa pejabat utama seperti Kadiv Propam dan beberapa lagi dari Kapolda. Seluruhnya ada 27 jabatan," kata dia.

Ketika ditanyakan alasan mutasi perwira tinggi dan perwira menengah sehari setelah penunjukkan Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Trunoyudo menyebut hal itu dilakukan atas nama dinamika organisasi.

Dia mengatakan, Suyudi ingin memenuhi harapan masyarakat untuk melakukan perbaikan di tubuh kepolisian.

"Bapak Kapolri berkomitmen kepada masyarakat dalam menghadapi dinamika dan tuntutan masyarakat dengan tagline Beliau adalah Bapak Kapolri bersama masyarakat," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article