Presiden Prabowo Subianto lantik Letjen (Purn) TNI Djamari Chaniago sebagai Menko Polkam.
Prabowo juga menggabungkan pelantikan anggota kabinet reshuffle jilid I dan 2 pada Rabu (17/9/2026). Ada sejumlah menteri, kepala badan, dan wakil menteri yang dilantik pada Rabu. Mereka adalah Menko Polkam Djamari Chaniago dan Menpora Erick Thohir.
Kemudian, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka. Dalam acara tersebut, Prabowo juga melantik tiga wakil menteri.
Di antaranya posisi Wakil Menteri Koperasi dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan yang kosong sejak reshuffle kabinet jilid II. Presiden juga melantik Wakil Menteri Kehutanan baru.
Presiden melantik Wakil Kepala Badan Jaminan Penyelenggara Produk Halal Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan baru. Afriansyah menggantikan Immanuel Ebenezer yang dipecat usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.
Afriansyah bukan orang baru di Kementerian Ketenagakerjaan. Dia pernah menjabat sebagai Wamenaker pada 2022, saat era Presiden ke-7 RI Joko "Jokowi" Widodo.
Presiden juga melantik Farida Farichah sebagai Wakil Menteri Koperasi. Farida mengisi kursi kosong yang ditinggalkan Wamen Koperasi sebelumnya, Ferry Juliantono. Ferry dilantik Prabowo sebagai Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie Setiadi pada reshuffle kabinet jilid II.
Pada kesempatan ini, Prabowo juga mencopot Wakil Menteri Kehutanan Sulaiman Umar. Kursi yang ditinggalkan ipar dari taipan Haji Isam itu diisi Bendahara Partai Gerindra Jawa Tengah, Rohmat Marzuki.
Rohmat Marzuki kini menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra di DPRD Jateng. Pria yang memiliki gelar Sarjana Kehutanan ini menduduki posisi sebagai Anggota Komisi B DPRD Jateng yang membidangi perekonomian dan keuangan.
Wakil Kepala Staf Kepresidenan M Qodari naik jabatan usai dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Qodari menggantikan AM Putranto yang diberhentikan pada reshuffle kabinet jilid III.
Kemudian, reshuffle jilid IV dilakukan. Presiden Prabowo pada Jumat (6/2/2026) melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan. Juda Agung menggantikan Thomas Djiwandono yang menjabat Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Jabatan Juda Agung sebelumnya sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.