Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dalam 2 Bulanan 1.742 Orang Jadi Korban Keracunan, ICW Minta MBG Disetop
Pasien korban keracunan MBG saat mendapat perawatan di RSUD R.T. Notopuro, Sidoarjo. (IDN Times/Zumrotul Abidin).
  • ICW mencatat sedikitnya 1.742 orang menjadi korban keracunan MBG sepanjang Juli hingga September 2026.
  • ICW meminta pemerintah menghentikan MBG karena menilai tata kelola program bermasalah dari perencanaan hingga pelaksanaan.
  • Polisi menyelidiki sejumlah SPPG, sementara BGN menyerahkan penentuan unsur pidana kepada aparat penegak hukum.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apa yang perlu dilakukan terhadap MBG?
Vote Now
Juli hingga September 2026

ICW mengungkapkan sedikitnya 1.742 orang menjadi korban keracunan MBG.

Kamis malam, 3 September 2026

Sudaryono mengatakan kepolisian telah menyelidiki beberapa SPPG. Ia menyebut sebagian proses hukum sudah naik ke tahap penyidikan.

Jumat (4/92/2026)

Nisa Zonzoa menyampaikan ICW meminta pemerintah menghentikan program MBG.

Juli hingga September 2026

Sedikitnya 1.742 orang menjadi korban keracunan program Makan Bergizi Gratis.

Kamis malam, 3 September 2026

BGN menyatakan polisi menyelidiki sejumlah SPPG terkait menu MBG beracun. Beberapa perkara telah naik ke tahap penyidikan.

Jumat (4/9/2026)

ICW meminta pemerintah menghentikan program MBG karena kasus keracunan berulang dan persoalan tata kelola. ICW juga menuntut penegakan hukum yang lebih serius.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apa yang perlu dilakukan terhadap MBG?
Vote Now
  • What?
    ICW mencatat 1.742 korban keracunan MBG dan meminta pemerintah menghentikan program tersebut.
  • Who?
    ICW, Nisa Zonzoa, Badan Gizi Nasional, Sudaryono, kepolisian, serta sejumlah SPPG terlibat dalam pernyataan dan penyelidikan.
  • Where?
    Penyelidikan mencakup beberapa titik dapur dan insiden keracunan massal di area Sidoarjo, Jawa Timur.
  • When?
    Korban dicatat sepanjang Juli hingga September 2026. Sudaryono menyampaikan keterangan pada Kamis malam, 3 September 2026.
  • Why?
    ICW menilai kejadian berulang menunjukkan masalah serius dalam tata kelola MBG, dari perencanaan hingga pelaksanaan.
  • How?
    Kepolisian melakukan penyelidikan pada beberapa dapur penyebab gangguan kesehatan; sebagian proses hukum disebut telah naik ke tahap penyidikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apa yang perlu dilakukan terhadap MBG?
Vote Now

Banyak orang sakit setelah makan Makan Bergizi Gratis. ICW bilang ada 1.742 orang yang jadi korban dari Juli sampai September 2026. ICW ingin program MBG dihentikan. Polisi sedang memeriksa beberapa dapur SPPG. BGN bilang polisi yang akan menentukan apakah ada pidana atau tidak.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apa yang perlu dilakukan terhadap MBG?
Vote Now
Sorotan terhadap kasus keracunan MBG memperlihatkan bahwa keselamatan siswa diperlakukan sebagai persoalan serius, bukan sekadar statistik. Penyelidikan kepolisian telah berjalan di sejumlah dapur penyedia makanan, bahkan sebagian perkara memasuki tahap penyidikan. Proses ini membuka ruang bagi penelusuran yang lebih jelas atas tanggung jawab pihak pelaksana.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apa yang perlu dilakukan terhadap MBG?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkapkan, setidaknya 1.742 orang menjadi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang Juli hingga September 2026. Karena itu, mereka ingin agar program tersebut dihentikan.

"ICW meminta pemerintah untuk menghentikan program MBG atas berbagai persoalan yang terjadi di dalamnya," ujar Koordinator Divisi Edukasi Publik ICW Nisa Zonzoa dalam keterangannya, Jumat (4/9/2026).

1. Korban keracunan MBG bukan sekadar angka

Area lobi poliklinik dipenuhi pasien keracunan MBG. (IDN Times/Khusnul Hasana)

ICW menegaskan, korban keracunan MBG tidak semestinya hanya dipandang sebagai angka statistik. Menurut ICW, kejadian berulang tersebut menunjukkan buruknya tata kelola MBG, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

"Siswa yang mengalami keracunan karena mengkonsumsi MBG, tidak bisa dilihat sebagai statistik belaka, tetapi menunjukkan permasalahan yang serius dalam tata kelola MBG yang buruk, baik dari sisi perencanaan hingga pelaksanaannya," ujarnya.

2. Soroti penegakan hukum

Suasana di RSUD Notodipuro Sidoarjo setelah ratusan siswi diduga keracunan MBG. IDN Times/Khusnul Hasana

ICW juga menyoroti penegakan hukum dalam setiap kasus keracunan yang terjadi. ICW menilai pemerintah dan aparat penegak hukum tidak cukup hanya memberikan sanksi administratif kepada pihak pelaksana.

"Tidak ada penegakan hukum yang serius setiap terjadi kasus keracunan MBG. Pemerintah dan aparat penegak hukum tidak boleh hanya berhenti pada pemberian sanksi administratif atau pemberhentian sementara kepada SPPG atau pihak pelaksana ketika terjadi keracunan seperti saat ini," katanya.

3. BGN serahkan ke polisi

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono ketika memberikan keterangan di kantor BGN. (IDN Times/Santi Dewi)

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan, pihak kepolisian sudah melakukan penyelidikan terhadap beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyajikan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang beracun. Tetapi, ia menyerahkan hasil penyelidikan SPPG itu ke personel kepolisian. Termasuk apakah ditemukan unsur pidana dari insiden keracunan massal di area Sidoarjo, Jawa Timur.

"Jadi, gini (ditemukan) pidana atau tidaknya itu tergantung dari hasil penyelidikan aparat penegak hukum (APH)," ungkap Sudaryono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis malam, 3 September 2026.

Ia menambahkan, berdasarkan laporan yang diterima dari kepolisian, penyelidikan sudah dilakukan di beberapa titik dapur yang menyebabkan gangguan kesehatan atau keracunan makanan. Politikus Partai Gerindra itu menyebut, sudah ada yang proses hukumnya naik ke tahap penyidikan.

"Apakah ada tersangka atau tidak, kami serahkan kepada hasil penyidikan atau penyelidikan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum di lapangan," tutur dia.

Sampaikan pilihanmu soal MBG

Menurutmu, apa yang perlu dilakukan terhadap MBG?

See More
Program MBG dihentikan
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Penyelidikan SPPG dilanjutkan

Curated For You

Editorial Team

Related Article