Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh mengaku kaget atas pemberitaan tersebut karena setidaknya menyeret tiga entitas, pertama, dirinya secara personal terkait pamor kepemimpinannya yang melorot, kedua, Partai NasDem, dan ketiga, unit usaha yang didirikannya.
"Kalau yang dimaksudkan adalah mengenai pemberitaan Tempo, kawan-kawan dari Tempo, saya harus katakan, saya sendiri pun kaget. Ya saya kaget lah. Itu harus saya katakan," kata Paloh dalam Forum Pemred di NasDem Tower, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Paloh menegaskan, semua isu yang disajikan dalam majalah Tempo bisa dianggap benar bila ada konfirmasi dari dirinya sendiri. Ia menegaskan, isu merger tersebut merupkan asumsi.
Terkait isu merger NasDem, Paloh menegaskan, partainya masih bertekad untuk bekontribusi penuh bagi bangsa dan negara.
"Saya sudah jelaskan tadi partai ini masih punya tekad, masih punya spirit, masih punya konsistensi. Apa yang diminta dibicarakan, apa yang diutarakan dengan persepsi asumsi, ya saya mau bilang apa? Kalau ada itu konfirmasi dari diri saya, berarti itu benar. Tapi kalau enggak ada? Seakan-akan saya itu menawarkan untuk dan atas nama Partai NasDem, ya bagusnya kalau bisa tolonglah terima ini partai ini, bla bla bla. Tunggu dulu lah," kata dia.