Jakarta, IDN Times — PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan penyesuaian layanan operasional menyusul adanya aksi penyampaian pendapat dan penutupan sejumlah ruas jalan di kawasan Sudirman-Thamrin dan Bundaran HI, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
"Penyesuaian dilakukan demi memastikan keselamatan pelanggan dan pramudi. Sejumlah layanan Transjakarta dialihkan, diperpendek, hingga dihentikan sementara akibat kondisi lalu lintas di sekitar lokasi aksi," tulis Transjakarta dalam pernyataan resminya.
Salah satunya Koridor 1 rute Blok M-Kota yang mengalami pengalihan rute. Untuk sementara, layanan tidak melayani Halte Kebon Sirih hingga Halte Polda Metro Jaya dan dialihkan melalui Koridor 8 serta Koridor 9.
Sementara itu, sejumlah rute non-koridor dihentikan sementara, yakni Rute 1B (Stasiun Palmerah-Transport Hub Dukuh Atas), Rute 1P (Senen-Blok M), Rute 6A (Ragunan-Balaikota via Kuningan), dan Rute 6B (Ragunan-Balaikota via Semanggi).
Transjakarta juga melakukan perpendekan pada beberapa rute. Rute 4C (JIEP-Bundaran Senayan) untuk sementara tidak melayani Bus Stop Tosari 3 hingga Bundaran Senayan 1. Sementara arah JIEP tidak melayani Bus Stop Bundaran Senayan 2 hingga Benhil 3.
Kemudian, Rute 9D (Pasar Minggu-Tanah Abang) juga mengalami perpendekan. Arah Tanah Abang tidak melayani Bus Stop Benhil hingga Pos Polisi Jatibunder. Sedangkan arah Pasar Minggu tidak melayani Bus Stop Jembatan Serong hingga Benhil.
"Penyesuaian ini bersifat situasional dan operasional rute akan kembali normal secara bertahap setelah kondisi lalu lintas serta jalur Sudirman-Thamrin kondusif untuk dilalui bus," tulis Transjakarta.
