Jakarta, IDN Times - Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali didemo oleh ratusan orang yang mendesak agar mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah segera ditahan.
Terdapat dua kelompok massa aksi yang berkumpul di depan pintu utama Kejagung, tepatnya di depan Mbloc, Jakarta Selatan pada Jumat (24/7/2026) siang.
“Kami hanya ingin mantan Jampidsus Febrie Adriansyah segera ditetapkan sebagai tersangka dan kami meminta agar wajah Febrie diperlihatkan ke masyarakat, tangkap dia!” kata seorang orator.
Beberapa dari massa aksi membawa spanduk tuntutan, selain mendesak agar Kejagung segera menahan Febrie, mereka juga mempertanyakan keberadaan Febrie.
Selain itu, massa aksi juga membawa beberapa poster berisi narasi satire seperti “Jam apa yang paling mahal? Jampidsus”.
Mereka sempat aksi bakar-bakaran namun aparat langsung bereaksi untuk memadamkan. Setelah itu, massa aksi melempar tikus hidup-hidup ke dalam gerbang Kejagung.
Hingga pukul 15.30 WIB, massa aksi masih bertahan di depan Kejagung. Mereka terus berorasi terkait tuntutan-tuntutan mereka.
Sementara itu, arus lalu lintas Jalan Panglima Polim ke arah Jalan Sisingamangaraja masih lengang meski massa aksi menutup dua jalur.
