Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Demokrat Belum Bahas Capres 2029, Masih Fokus Tunaikan Janji Prabowo

3 min read
Demokrat Belum Bahas Capres 2029, Masih Fokus Tunaikan Janji Prabowo
Juru Bicara (Jubir) Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
  • Partai Demokrat menyatakan belum membahas capres-cawapres 2029; AHY dan kadernya fokus menjalankan amanah pemerintahan serta menunaikan janji kampanye Prabowo.
  • Demokrat menghormati partai yang mulai bersiap untuk Pemilu 2029, sementara pembahasan kandidat akan dilakukan pada waktu khusus.
  • Golkar dan Gerindra menyatakan dukungan agar Prabowo kembali maju sebagai capres 2029, sedangkan keputusan calon wakil presiden belum ditetapkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Partai Demokrat memastikan hingga saat ini pihaknya belum membahas mengenai calon presiden dan calon wakil presiden untuk Pemilu 2029. Hingga saat ini, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), masih menjalankan tugas dan kepercayaan dari Presiden Prabowo Subianto sebaik mungkin sebagai Menteri Koordinator bidang Infrastruktur. Pernyataan itu disampaikan Kepala Badan Komunikasi Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra untuk menanggapi pernyataan dari Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia bahwa partai berlambang pohon beringin itu bakal kembali mengusung Prabowo di Pemilu 2029.

"Belum pernah ada pembicaraan mengenai capres dan cawapres 2029 di kami. Karena ketum kami, AHY, fokusnya adalah bagaimana kita menjalankan tugas dan kepercayaan dari Presiden Prabowo di pemerintahan sebaik mungkin," ungkap Herzaky di dalam keterangan pada Sabtu (10/10/2026).

Ia menambahkan, pembahasan mengenai capres 2029 akan dibahas di waktu khusus nanti. Meskipun, Herzaky mengaku belum pernah mendengar nama lain selain Prabowo untuk kontestasi 2029.

"Sementara, untuk wakilnya itu masih menjadi perbincangan bersama antara capres dengan para partai yang akan mengusungnya," tutur dia.

  1. 1. Demokrat menghormati parpol yang sudah siap untuk Pemilu 2029

    Herzaky Mahendra Putra, Demokrat
    Juru bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra di area Senayan, Jakarta Pusat. (IDN Times/Santi Dewi)

    Lebih lanjut, kata Herzaky, pihaknya menghormati partai politik lainnya yang sudah siap-siap untuk memulai Pemilu 2029 sejak tahun ini. Ia kembali menggarisbawahi Partai Demokrat masih fokus menunaikan janji-janji Prabowo ketika berkampanye pada 2023 hingga 2024 lalu.

    "AHY terus mengoptimalkan kinerja sebagai Menko Infrastruktur Bidang Pembangunan Kewilayahan. Begitu juga kader-kader Demokrat yang dipercaya untuk mengemban amanah di pemerintahan," kata Herzaky.

    Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk komitmen Demokrat terhadap pemerintahan saat ini. "Kami tak perlu banyak bicara, melainkan cukup fokus saja dengan bekerja. Apa yang sudah menjadi amanah kami hari ini dan sudah dipercaya oleh Bapak Presiden Prabowo akan kami laksanakan dengan semangat," imbuhnya.

  2. 2. Partai Golkar sudah pastikan akan mengusung Prabowo sebagai capres 2029

    Waketum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia di Komplek Parlemen, Jakarta.  (IDN Times/Amir Faisol)
    Waketum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia di Komplek Parlemen, Jakarta. (IDN Times/Amir Faisol)

    Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengungkapkan, partainya mendukung Prabowo Subianto sebagai capres di tahun 2029. Namun untuk calon wakil presidennya, masih belum ditentukan.

    "Standing position Golkar kan jelas, bahwa kami menghadapi Pilpres tahun 2029, kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo, ya," ujar Doli kepada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Jumat, 9 OKtober 2026.

    Doli menyebut, Golkar belum menentukan siapa cawapres yang didukung di 2029, sebab penentuannya akan dilakukan di akhir. Penentuan siapa cawpres biasanya akan diputuskan jelang pendaftaran pasangan calon.

    "Kenapa tidak sekaligus calon wakil presidennya? Pertama, waktu itu saya jelaskan, untuk penetapan atau penentuan penetapan calon wakil presiden itu selalu nanti biasanya menjelang-menjelang, pendaftaran capres dan cawapres," katanya.

  3. 3. Partai Gerindra kembali mengusung Prabowo sebagai capres 2029

    Presiden Prabowo Subianto berbicara dalam peresmian proyek hilirisasi di Maluku Utara
    Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan peresmian proyek hilirisasi di Halmahera Tengah. (setneg.go.id)

    Sementara, Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso mengatakan, akar rumput internal Partai Gerindra juga menginginkan Prabowo kembali maju jadi capres pada 2029.

    "Kita di Gerindra sebetulnya, akar rumput kita, kader-kader kita di bawah juga sudah menyampaikan aspirasi bahwa kita meminta Pak Prabowo maju lagi di 2029," ujar Sugiat kepada media pada hari ini.

    Terkait pemilihan calon wakil presiden, Sugiat menyebut itu menjadi kewenangan Prabowo di menit-menit akhir. Ia belum bisa memastikan siapa sosok yang tepat.

    "Tapi memang kalau di mekanisme di internal Gerindra terkait dengan Pilpres itu menjadi kewenangan mutlak Pak Prabowo lah kan. Siapa nanti calon wakil presidennya dan keputusan-keputusan strategis lainnya," tutur dia.

    Siapapun sosok yang dipilih Prabowo untuk mendampingi dirinya pada 2029 nanti, Sugiat mengatakan mereka patuh pada apa yang kelak menjadi pilihan sang ketua umum.

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More