Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Deretan Fakta Terbaru Kasus Megakorupsi Diduga Seret Jampidsus
Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)
  • Febrie Adriansyah resmi mundur dari jabatan Jampidsus Kejagung setelah rumahnya digeledah terkait dugaan megakorupsi, dengan Kejagung menegaskan proses hukum tetap berjalan objektif dan netral.
  • Polisi menyita 74 emas batangan dan uang tunai Rp476 miliar dari rumah Febrie serta memeriksa 15 saksi, termasuk bos Pacific Place Tan Kian dan pengacara Don Ritto.
  • Penyidik Polri belum menetapkan tersangka dalam kasus ini namun terus mendalami bukti dari 13 lokasi penggeledahan, sambil menyiapkan pemanggilan Febrie sebagai saksi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Febrie Adriansyah secara resmi mundur dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung). Pengunduran diri tersebut telah disetujui oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin.

"Hari ini Sabtu (11/7/2026) bapak Jaksa Agung telah menerima pengunduran diri Bapak Febrie Adriansyah dari jabatan sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus," ujar Kapuspenkum Anang Supriatna dalam keterangan video yang dibagikan.

Anang mengatakan, keputusan tersebut untuk menjaga integritas, objektivitas, dan netralitas proses penegakan hukum yang dilakukan Polri.

"Kejaksaan Agung menghormati keputusan tersebut dan memastikan seluruh tugas fungsi serta penanganan perkara di lingkungan Jampidsus dapat berjalan dengan normal dan sesuai dengan mekanisme berlaku," kata dia.

"Kejaksaan Agung mengajak semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah," lanjut Anang.

Sosok Febrie sendiri menjadi sorotan setelah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menggeledah sejumlah lokasi. Kortastipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya menggeledah kafe de’Clan dan Koin Money Changer di Jakarta Selatan (8/7/2026). Selain itu, rumah Febrie dikawasan Sentul , Bogor juga ikut digeledah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan, penggeledahan ini dalam rangka penyidikan dugaan kasus korupsi, suap, gratifikasi, hingga pencucian uang.

“Ini kaitan tentang dugaan korupsi blackout batu bara PLN, Asabri, dan Krakatau Steel. Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melakukan pengungkapan dan proses penyidikan,” kata Budi di lokasi.

1. Polisi periksa dua sekuriti rumah Febrie terkait kasus korupsi dan TPPU

Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)

Tim gabungan Kortastipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya memeriksa dua sekuriti rumah Febrie Adriansyah di Parahyangan Golf 2, Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Rumah Jampidsus di Sentul telah digeledah pada Rabu (8/7/2026). Dalam penggeledahan itu, polisi menyita 74 emas batangan dan uang tunai dengan total Rp476 miliar:

“Dua saksi lagi sekuriti rumah di Sentul atas nama R dan A,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026).

2. Polisi periksa 13 orang saksi, di antaranya bos Pacific Place Tan Kian dan pengacara Don Ritto

Penampakan Tumpukan Dolar Amerika-Singapura dan Emas Batangan di Polda Metro. (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Selain dua sekuriti rumah Febrie, polisi juga telah memeriksa 13 orang saksi lainnya. Mereka adalah, Bos Pacific Place Tan Kian dan Pengacara Don Ritto.

Selain itu, dua saksi dari kafe de’Clan dan empat orang dari Koin Money Changer, yakni DH, HH, ER dan RP. Kemudian, sopir dan seorang saksi yang berada di kawasan Jakarta Selatan.

“Termasuk ada satu saksi T drivernya DR, serta saksi dari NH. Yang tadi malam dilakukan penggeledahan itu saksi atas nama MIL," kata Budi.

3. Polri belum menetapkan tersangka

Barang bukti yang ditemukan Tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya usai menggeledah rumah Pengacara Don Ritto di Gandaria Selatan, Jakarta Selatan (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Meski begitu, kata Budi, pihaknya belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Namun tak menutup kemungkinan ada tersangka yang akan diumumkan.

"Kami akan sampaikan untuk tersangka dalam perkara ini di tahap berikutnya, sekarang penyidik sedang pendalaman untuk menyelesaikan tugasnya secara komprehensif dan paripurna dalam waktu yang dekat akan disampaikan terkait tersangka," kata dia.

Seiring pemeriksaan saksi, polisi juga bakal memanggil Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah sebagai saksi.

“Ya, nanti dalam proses ini, karena secara teknis maupun materi masih berlangsung, tim masih terus bergerak. Nanti akan kami sampaikan kepada rekan-rekan mengenai kapan akan dilakukan pemanggilan, termasuk perkembangan perkara yang sedang ditangani,” kata Budi.

4. Barang bukti tumpukan uang hingga emas batangan ditampilkan

Penampakan Tumpukan Dolar Amerika-Singapura dan Emas Batangan di Polda Metro. (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Pantauan IDN Times, jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026), menampilkan tumpukan uang tunai dolar Amerika Serikat dan Singapura hingga emas batangan.

Selain itu terdapat barang bukti lainnya berupa belasan boks kontainer dan lima koper yang disita dari 13 lokasi penggeledahan.

5. Lokasi yang digeledah polisi

Penggeledahan di kafe de’Clan, Jakarta Selatan oleh Polri pada Rabu (8/7/2026). (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Terdapat 13 lokasi yang digeledah oleh kepolisian. Lokasi tersebut adalah sebagai berikut:

1. PT CBS, Cengkareng Timur, Jakarta Barat

2. PT CBS (Kantor Pusat), Penjaringan, Jakarta Utara

3. PT KNI, Petojo Selatan, Jakarta Pusat

4. Rumah MN, Serpong Utara, Tangerang Selatan

5. Kafe de’Clan Signature, Cipete, Jakarta Selatan

6. Koin Money Changer, Cipete Selatan, Jakarta Selatan

7. Rumah TK, Mega Kuningan, Jakarta Selatan

8. Kantor/Grup DMG/CP, Kuningan, Jakarta Selatan

9. PT PML, Karet Kuningan, Jakarta Selatan

10. Rumah DR, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan

11. ⁠Rumah MILDK, Apartement Pacific Place

12. Rumah Febrie Adriansyah di Sentul, Bogor

13. Sebuah ruko di Cipete, Jakarta Selatan

Curated For You

Editorial Team

Related Article