Ledakan Pabrik Kembang Api di Italia, Dua Orang Tewas

- Ledakan besar di pabrik kembang api Pirotecnica Mattei, Borgorose, menewaskan dua orang dan meruntuhkan seluruh bangunan saat petugas berjuang memadamkan api serta mengevakuasi korban.
- Korban tewas adalah Simone Colle dan ibunya, Teresa Tozzi, yang sebelumnya juga kehilangan keluarga dalam kecelakaan serupa di pabrik yang sama pada 2023.
- Pihak kepolisian dan kejaksaan Rieti menyelidiki dugaan kelalaian keselamatan kerja serta izin operasional pabrik yang baru dibuka kembali setelah pemiliknya pernah divonis terkait bahan peledak ilegal.
Jakarta, IDN Times - Ledakan besar mengguncang sebuah pabrik kembang api di wilayah Borgorose, Provinsi Rieti, Italia Tengah, pada Rabu (8/7/2026). Insiden ini menewaskan dua orang yang berada di lokasi kejadian.
Petugas pemadam kebakaran segera datang untuk memadamkan api dan mencari korban di balik puing bangunan. Polisi juga mengamankan area sekitar untuk mencegah risiko ledakan susulan.
1. Proses evakuasi korban dari reruntuhan pabrik
Ledakan terjadi di dalam gudang penyimpanan bubuk mesiu milik Pirotecnica Mattei hingga meruntuhkan seluruh bangunan. Petugas pemadam kebakaran langsung mencari korban di bawah reruntuhan beton.
Petugas menemukan jenazah seorang wanita dan seorang pemuda yang tewas tertimpa material bangunan. Tim penyelamat mendatangkan alat berat dari Roma untuk mengangkat tiang penyangga yang roboh.
Sementara itu, dua pekerja lain berhasil menyelamatkan diri tanpa luka. Petugas memastikan tidak ada korban lain yang terjebak setelah menyisir seluruh area pabrik.
"Kami menemukan jenazah para korban di dalam reruntuhan bangunan tersebut," kata juru bicara pemadam kebakaran setempat, dilansir Sweden Herald.
2. Identitas korban meninggal
Kedua korban tewas adalah Simone Colle (30), seorang karyawan tetap pabrik, dan ibunya, Teresa Tozzi (60). Sang ibu saat itu sedang berada di lokasi untuk membantu pekerjaan anaknya.
Kejadian ini menjadi sorotan karena keluarga tersebut pernah kehilangan tiga anggota keluarga dalam kecelakaan serupa di pabrik yang sama pada 28 Juli 2023. Korban terdahulu adalah ayah dan saudara Simone, yaitu Franco, Anna, dan Claudio Colle.
Kasus yang berulang ini memicu kritik dari warga sekitar terkait pengawasan keselamatan kerja. Banyak pihak mempertanyakan kelayakan izin operasional pabrik berbahaya tersebut.
"Kecelakaan serius kembali terjadi pagi ini di pabrik kembang api yang baru saja beroperasi lagi setelah tragedi beberapa tahun lalu," kata Wali Kota Borgorose, Mariano Calisse.
3. Penyelidikan dugaan kelalaian keselamatan kerja
Polisi Rieti bersama tim forensik langsung melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mencari penyebab percikan api di ruang mesiu. Petugas juga memeriksa sejumlah saksi mata dan pekerja yang selamat.
Kejaksaan Negeri Rieti resmi menyelidiki dugaan kelalaian kerja yang menyebabkan kematian. Jaksa fokus memeriksa standar keselamatan serta izin operasional bangunan yang baru dibuka kembali tersebut.
Kasus ini juga menyoroti rekam jejak pemilik pabrik, Fabrizio dan Gaetano Mattei. Dua bersaudara tersebut pernah divonis empat tahun penjara pada tahun 2025 karena kepemilikan bahan peledak ilegal.
"Ledakan terjadi di dalam bangunan yang kini runtuh total. Tempat itu digunakan untuk mengolah bahan pembuat kembang api," kata Kepala Jaksa Penuntut Umum Rieti, Paolo Auriemma.




















