Jakarta, IDN Times - Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni, mengatakan partainya siap dengan berapapun putusan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) pada Pemilu 2029. Sebab, PSI tidak berada di Parlemen. Raja Juli mengatakan, PSI siap bertarung pada Pemilu 2029. Sebab, PSI mendapat endorse dari Presiden ketujuh RI, Joko "Jokowi" Widodo.
“Ya kami pada dasarnya kita tidak ada di parlemen, tidak ada di DPR ya. Apa pun yang diputuskan oleh parlemen, PSI insyaallah siap ya. Apalagi insyaallah dengan pengalaman dua kali pemilu, sekarang ada Mas Kaesang sebagai Ketua Umum, dan kemudian Pak Jokowi insyaallah juga full meng-endorse PSI, insyaallah kami tidak ada masalah" ujar Raja Juli di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (24/9/2026).
"Yang jadi persoalan adalah keputusan MK ya, yang terang-terang mengatakan bahwa perlu ada formulasi yang lebih tepat agar suara rakyat itu tidak mubazir, suara rakyat tidak sia-sia. Kan sudah ada tuh angkanya ya, sekitar 16 juta suara yang kemudian tidak ada representasinya di DPR dengan threshold empat persen," sambungnya.
Terkait dengan wacana Pilpres dan Pileg pada Pemilu 2029, Raja Juli mengaku PSI belum mengkaji lebih dalam.
"Saya belum terlalu mengkaji itu, jadi mungkin sekarang tim kami bekerja terus, mungkin nanti akan kita adakan diskusi publik juga untuk merespons lebih komperhensif tentang Undang-Undang Pemilu," kata dia.
