Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Direkam saat Mandi: Studio Yoga Jaksel Disebut Belum Ungkap Pelaku
ilustrasi pelecehan, kekerasan (IDN Times/Sukma Shakti)
  • Korban dugaan pelecehan di studio yoga Jaksel kecewa karena pelaku belum teridentifikasi dan pihak studio menolak memberikan akses CCTV dengan alasan privasi.
  • Pengelola hanya memasang lakban hitam di area tertentu tanpa pengamanan tambahan, sementara korban menilai langkah itu tidak cukup untuk mencegah kejadian serupa.
  • Korban menduga pelaku adalah orang yang sudah mengenal lingkungan studio karena memahami tata letak bangunan dan membawa perlengkapan khusus saat melakukan aksinya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Korban dugaan pelecehan seksual di sebuah studio yoga di Jakarta Selatan mengaku kecewa, karena hingga kini pelaku belum teridentifikasi. Korban juga menyebut pihak studio menolak memberikan akses rekaman CCTV dengan alasan privasi, meski insiden diduga terjadi di area internal kru.

Seorang perempuan dengan akun Thread berinisial S mengaku direkam saat mandi usai aktivitas yoga. Dalam unggahan terbarunya, korban mengaku telah kembali mendatangi studio sehari setelah kejadian. Namun, menurutnya, belum ada perkembangan berarti dalam proses investigasi.

"Sampai hari ini dari pihak studio belum bisa identifikasi pelaku OR EVEN pihak yang terduga pelaku, padahal pelaku melakukan aksinya melalui lantai tiga area crew," tulisnya, dikutip Kamis (16/7/2026).

1. Pengelola pasang lakban hitam usai kejadian

ilustrasi latihan yoga (pexels.com/KoolShooters)

Korban mengungkapkan perubahan yang dilakukan pengelola baru sebatas memasang lakban hitam di salah satu bagian bangunan. Sementara, akses menuju koridor belakang toilet dan pintu menuju area kru disebut masih belum dipasangi kunci.

Selain itu, korban mengaku tidak diberi akses terhadap rekaman CCTV yang dinilai penting untuk mengungkap pelaku.

"Mereka hanya baru memasang lakban hitam(?)... Sampai saat ini juga mereka tdk bisa memberikan aku atau EO akses CCTV dg alasan privasi. This is sooo fucking sickening guys bcs clearly privasi aku terganggu dg terjadinya pelecehan tersebut," ujarnya.

2. Berharap pengelola tangani kasus dengan serius

yoga session yang diiringi live gamelan di event Suaraga di Taman Balekambang, Solo (dok. Suaraga)

Korban berharap pengelola studio menangani kasus tersebut secara serius, karena menurutnya pelaku masih berpotensi mengulangi aksinya selama belum ditemukan.

"I hope studio take this case seriously and get the pervert ASAP. Krn kl blm ada sanksi untuk pelaku artinya pelaku masih berkeliaran you better be worry," tulisnya.

3. Korban menduga pelaku bukan orang baru di studio yoga itu

Studio yoga (pexels.com/pavel-danilyuk)

Dia juga menduga pelaku bukan orang yang baru datang ke studio. Dugaan itu muncul karena pelaku dinilai mengetahui titik tersembunyi bangunan, memahami tata letak studio, serta datang dengan membawa tongsis yang telah dipersiapkan.

"The fact that pelaku tau sudut2 tersembunyi, tau layout studionya & even prepared tongsis tuh berarti he's a regular not just some random people visiting. Ini tuh direncanakan, tau regular activities di sana... semoga ga dianggap sepele dan segera ketemu pelakunya," tulis korban.

Korban berharap pelaku segera diidentifikasi agar tidak ada korban lain yang mengalami kejadian serupa di lokasi yang sama.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article