Daftar 10 Provinsi dengan Kopdes Merah Putih Terbanyak per Juni 2026

- Data Simkopdes mencatat total 83.380 Kopdes Merah Putih tersebar di seluruh provinsi Indonesia per Juni 2026, dengan volume transaksi nasional mencapai 54.232 dan nilai Rp56,77 miliar.
- Jawa Tengah memimpin dengan 8.524 Kopdes, disusul Jawa Timur dengan selisih tipis 30 koperasi namun mencatat nilai transaksi tertinggi mencapai Rp21,62 miliar sepanjang tahun 2026.
- Aceh menjadi provinsi terbanyak di luar Jawa dengan 6.534 Kopdes, sementara Papua Pegunungan menutup daftar sepuluh besar meski belum mencatat aktivitas transaksi pada tahun yang sama.
Jakarta, IDN Times - Persebaran Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih telah menjangkau seluruh provinsi di Indonesia, dengan jumlah seluruh Kopdes mencapai 83.380 per Kamis (16/7/2026).
Mengutip data dashboard Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan (Simkopdes) dari laman simkopdes.go.id,
Sementara itu, sepanjang 2026, jumlah volume transaksi Kopdes di seluruh Indonesia sebanyak 54.232 dengan nilai transaksi sebesar Rp56.777.258.696 (Rp56,7 miliar).
Namun, jumlah Kopdes yang terbentuk di setiap daerah tidak merata. Sejumlah provinsi mencatat ribuan Kopdes Merah Putih, sementara daerah lainnya masih memiliki jumlah yang lebih sedikit. Berikut 10 provinsi dengan jumlah Kopdes Merah Putih terbanyak di Indonesia.
1. Provinsi Jawa Tengah memiliki 8.524 Kopdes Merah Putih

Jawa Tengah memimpin secara nasional dengan 8.524 Kopdes Merah Putih. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.150 Kopdes telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan 8.523 lainnya telah mengantungi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Sepanjang 2026, dashboard Simkopdes mencatat Kopdes Merah Putih di Jawa Tengah membukukan 2.501.857 volume transaksi dengan nilai transaksi mencapai Rp5.753.794.076 (Rp5,7 miliar).
2. Provinsi Jawa Timur hanya terpaut 30 koperasi dari Jawa Tengah

Jawa Timur berada di posisi kedua dengan 8.494 Kopdes Merah Putih, atau hanya selisih 30 koperasi dari Jawa Tengah. Sebanyak 7.875 koperasi telah memiliki NIB, sedangkan 8.494 lainnya telah memiliki NPWP.
Menariknya, Jawa Timur mencatat aktivitas usaha yang lebih tinggi dibandingkan dengan Jawa Tengah. Sepanjang 2026, volume transaksi mencapai 4.463.278 transaksi dengan nilai transaksi sebesar Rp21.624.190.679 (Rp21,6 miliar).
3. Provinsi Aceh menjadi provinsi dengan Kopdes terbanyak di luar Pulau Jawa

Aceh menempati posisi ketiga dengan 6.534 Kopdes Merah Putih. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.444 koperasi telah memiliki NIB dan 6.529 koperasi telah memiliki NPWP.
Sepanjang 2026, Kopdes Merah Putih di Aceh mencatat 183.989 volume transaksi dengan nilai transaksi sebesar Rp510.343.085 atau Rp510 juta.
4. Provinsi Sumatra Utara memiliki lebih dari 6.100 Kopdes Merah Putih

Sumatra Utara berada di peringkat keempat dengan total 6.102 Kopdes Merah Putih. Sebanyak 4.818 koperasi telah mengantungi NIB, sedangkan 6.054 koperasi telah memiliki NPWP.
Dashboard Simkopdes mencatat koperasi di provinsi ini membukukan 176.098 volume transaksi sepanjang 2026, dengan nilai transaksi mencapai Rp345.550.100 (Rp345 juta).
5. Provinsi Jawa Barat mencatat hampir 6.000 Kopdes Merah Putih

Jawa Barat menempati posisi kelima dengan 5.970 Kopdes Merah Putih. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.261 koperasi telah memiliki NIB dan 5.964 lainnya telah memiliki NPWP.
Selama 2026, Kopdes Merah Putih di Jawa Barat membukukan 829.019 volume transaksi dengan nilai transaksi sebesar Rp3.543.221.249 (Rp3,5 miliar).
6. Provinsi Nusa Tenggara Timur, terbanyak di kawasan Nusa Tenggara

Nusa Tenggara Timur (NTT) berada di posisi keenam dengan 3.452 Kopdes Merah Putih terbanyak. Sebanyak 2.218 koperasi telah memiliki NIB, sedangkan 3.451 lainnya telah mengantungi NPWP.
Meski jumlah koperasinya cukup besar, aktivitas transaksinya masih relatif rendah. Hingga 2026, tercatat 50.314 volume transaksi dengan nilai transaksi sebesar Rp188.417.968 (Rp188 juta).
7. Sumatra Selatan memiliki lebih dari 3.200 Kopdes

Sumatra Selatan menempati urutan ketujuh dengan 3.265 Kopdes Merah Putih terbanyak di Indonesia. Sebanyak 2.655 koperasi telah memiliki NIB dan 3.262 lainnya telah memiliki NPWP.
Pada 2026, koperasi di provinsi ini mencatat 852.352 volume transaksi dengan nilai transaksi mencapai Rp1.755.749.900 (Rp1,7 miliar).
8. Provinsi Sulawesi Selatan menjadi yang terbanyak di Pulau Sulawesi

Provinsi Sulawesi Selatan menjadi provinsi dengan urutan kedelapan Kopdes terbanyak di Indonesia, namun menjadi urutan pertama di Pulau Sulawesi, yaitu dengan total Kopdes sebanyak 3.081 koperasi.
Namun, jumlah koperasi yang memiliki NIB baru 2.517 unit dan jumlah koperasi yang memiliki NPWP sebanyak 3.074.
Sementara itu, jumlah volume transaksi di provinsi ini cenderung banyak, yaitu sebanyak 446.042 dengan total nilai transaksi Rp1.138.175.100 atau Rp1,1 miliar sepanjang 2026.
9. Provinsi Lampung mencatat lebih dari 3,6 juta transaksi

Lampung menempati peringkat kesembilan jumlah Kopdes terbanyak dengan total 2.651 Kopdes Merah Putih. Sementara, jumlah koperasi yang memiliki NIB sebanyak 2.107 unit dan jumlah koperasi yang memiliki NPWP sebanyak 2.651 koperasi.
Meski jumlah koperasinya lebih sedikit dibanding provinsi lain di daftar ini, aktivitas usahanya tergolong tinggi. Dashboard Simkopdes mencatat 3.627.243 volume transaksi sepanjang 2026 dengan nilai transaksi mencapai Rp6.743.913.880 (Rp6,7 miliar).
10. Provinsi Papua Pegunungan masih 0 transaksi

Papua Pegunungan menjadi provinsi peringkat 10 dengan jumlah Kopdes terbanyak di Indonesia, yaitu 2.387 unit koperasi. Namun, baru sebanyak 134 unit koperasi yang memiliki NIB dan baru sekitar 954 koperasi yang mengantungi NPWP.
Berbeda dengan provinsi lain dalam daftar ini, dashboard Simkopdes belum mencatat aktivitas transaksi di Papua Pegunungan sepanjang 2026. Volume transaksi masih tercatat nol, sehingga nilai transaksi juga belum terbentuk.





















