Jakarta, IDN Times - Erupsi Gunung Anak Krakatau berpotensi mengganggu berbagai aktivitas masyarakat di wilayah terdampak. Kondisi tersebut perlu diantisipasi dengan memastikan kebutuhan dasar, layanan kesehatan, hingga akses bantuan tetap tersedia bagi masyarakat.
Anggota Komisi VIII DPR RI Surahman Hidayat mengatakan penanganan dampak erupsi tidak cukup hanya melalui pemantauan aktivitas gunung api dan peringatan dini. Perlindungan masyarakat juga perlu menjadi perhatian, terutama bagi warga yang aktivitasnya mulai terganggu akibat dampak erupsi.
“Yang paling penting adalah masyarakat. Jangan sampai warga yang sudah terdampak bencana justru harus menghadapi persoalan baru karena kebutuhan dasar, kesehatan, maupun akses terhadap bantuan tidak terpenuhi,” ujar Surahman dalam siaran Pers nya, Senin (7/9).
