Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
DPR Setujui 11 Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc HAM Mahkamah Agung
Rapat paripurna DPR RI setujui Nuzran Joher Jadi Ketua Ombudsman 2026-2031. (IDN Times/Amir Faisol).
  • DPR RI menyetujui 11 hakim agung dan 3 hakim ad hoc Mahkamah Agung dalam rapat paripurna di Senayan, Jakarta, Selasa 18 Agustus 2026.
  • Persetujuan diberikan setelah 14 calon menjalani uji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi III DPR selama 12–13 Agustus 2026.
  • Calon terpilih mengisi kamar pidana, perdata, agama, TUN pajak, ad hoc HAM, serta ad hoc tindak pidana korupsi di Mahkamah Agung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
12-13 Agustus 2026

Komisi III DPR menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap 14 calon hakim agung dan hakim ad hoc MA.

Selasa (18/8/2026)

Rapat paripurna DPR menyetujui 11 hakim agung dan 3 hakim ad hoc di Mahkamah Agung. Keputusan diambil setelah laporan hasil uji kelayakan Komisi III disetujui forum.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    DPR RI menyetujui 11 calon hakim agung dan 3 calon hakim ad hoc untuk Mahkamah Agung setelah mereka lolos uji kelayakan dan kepatutan Komisi III DPR.
  • Who?
    Anggota DPR RI menyetujui 14 calon, termasuk Syamsul Arief, Sobandi, Musthofa, Maftuh Effendi, Edwin Partogi Pasaribu, Roki Panjaitan, dan Sudiyo. Rapat dipimpin Sufmi Dasco Ahmad.
  • Where?
    Persetujuan diberikan dalam rapat paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
  • When?
    Rapat paripurna berlangsung pada Selasa, 18 Agustus 2026. Uji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi III DPR dilaksanakan pada 12–13 Agustus 2026.
  • Why?
    Persetujuan dilakukan setelah Komisi III DPR RI melaporkan bahwa 14 calon hakim telah lolos uji kelayakan dan kepatutan untuk pengisian jabatan di Mahkamah Agung.
  • How?
    Habiburokhman menyampaikan laporan hasil uji kelayakan, lalu Sufmi Dasco Ahmad meminta persetujuan forum rapat paripurna. Anggota DPR yang hadir menyetujui laporan tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
DPR menyetujui 11 hakim agung dan 3 hakim khusus untuk Mahkamah Agung di Jakarta. Mereka sudah ikut tes selama dua hari. Rapat dipimpin Pak Sufmi Dasco Ahmad. Semua orang di rapat setuju. Sekarang para hakim itu akan membantu mengurus perkara pidana, perdata, agama, pajak, HAM, dan korupsi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Persetujuan DPR terhadap 14 calon yang telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan selama dua hari mencerminkan proses seleksi formal sebelum pengisian jabatan di Mahkamah Agung. Komposisi kandidat yang mencakup kamar pidana, perdata, agama, dan TUN pajak, serta hakim ad hoc HAM dan korupsi, menunjukkan cakupan kebutuhan peradilan yang beragam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada Selasa (18/8/2026) menyetujui 11 hakim agung dan 3 hakim ad hoc HAM di Mahkamah Agung (MA) setelah dinyatakan lolos dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) oleh Komisi III DPR.

Rapat digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026) yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, melaporkan hasil fit and proper test terhadap 14 calon hakim tersebut. Pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan ini berlangsung selama dua hari, pada 12-13 Agustus 2026. Kemudian, Dasco menanyakan persetujuan anggota yang hadir untuk persetujuan terhadap 11 hakim agung dan 3 hakim ad hoc di MA.

"Sidang dewan yang kami hormati, sekarang kami menanyakan kepada sidang dewan yang terhormat, apakah laporan Komisi III DPR RI atas hasil uji kelayakan calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc di Mahkamah Agung tahun 2026 tersebut dapat disetujui?" tanya Dasco dan disetujui forum rapat.

Berikut ini nama-nama para calon hakim agung dan calon hakim ad hoc:

Hakim Kamar Pidana

1. Syamsul Arief

2. Sugiyanto

3. Sudharmawatiningsih

4. Dhifla Wiyani

Hakim Agung Kamar Perdata:

1. Sobandi

2. Nurmaningsih

Hakim Agung Kamar Agama:

1. Musthofa

2. Mamat Ruhimat

Hakim Agung Kamar TUN (Pajak):

1. Maftuh Effendi

2. L.Y. Hari Sih Advianto

3. Yeheskiel Minggus T

Hakim Ad Hoc HAM pada Mahkamah Agung

1. Edwin Partogi Pasaribu

2. Roki Panjaitan

Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi pada Mahkamah Agung

1. Sudiyo

Curated For You

Editorial Team

Related Article