Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
DPRD Dorong Pemkot Bekasi Tutup SPBE yang Kebakaran Disertai Ledakan
Suasana SPBE Bekasi pasca ledakan hingga kebakaran. (IDN Times/Imam Faishal)
  • DPRD Kota Bekasi mendesak Pemkot menutup SPBE di Cimuning yang terbakar karena lokasinya dekat permukiman dan berpotensi membahayakan warga.
  • Sebanyak 18 orang menjadi korban ledakan SPBE, sebagian besar mengalami luka bakar serius dan masih dirawat di beberapa rumah sakit.
  • Pertamina menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut serta memastikan seluruh biaya perawatan korban ditanggung sepenuhnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bekasi, IDN Times - Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Anton, mendorong Pemerintah Kota Bekasi untuk menutup Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, yang mengalami kebakaran pada Rabu (1/4/2026).

Anton mengatakan, lokasi SPBE yang sangat dekat dengan permukiman sangat membahayakan masyarakat sekitar. Meski begitu, pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu terkait izin yang dimiliki SPBE.

"Kita lihat nanti uji aspek daripada sertifikasi layak fungsinya dan SLO-nya (Sertifikat Laik Operasi) kita juga tinjau. Kalau ada bermasalah mungkin langsung kita tutup," kata dia, Sabtu (4/4/2026).

1. Evaluasi SPBE yang ada di Kota Bekasi

Anggota DPRD Kota Bekasi, Anton (kiri). (IDN Times/Imam Faishal)

Selain itu, lanjut Anton, pihaknya juga sedang melakukan peninjauan SPBE lainnya yang ada di wilayah Kota Bekasi. Peninjauan itu dilakukan agar mengetahui lingkungan SPBE beroperasi.

"Jadi kita akan evaluasi seluruhnya yang berdekatan dengan warga. Artinya, safety ini perlu dilaksanakan," kata dia.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita sudah bisa memperoleh data ada berapa SPBE yang ada di Kota Bekasi. Sehingga nanti tidak terulang lagi kejadian yang seperti ini lagi," ujar dia.

2. 18 orang menjadi korban

Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berlokasi di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, meledak hingga akibatkan kebakaran, Rabu (1/4/2026) malam. (IDN Times/Imam Faishal)

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, mengatakan, sebanyak 18 orang menjadi korban kebakaran disertai ledakan di SPBE tersebut. Dia mengatakan, hampir seluruh korban mengalami luka bakar dan masih mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

"Total korban sekarang menjadi 18 orang. Sebelumnya, kami mendata 17 orang, namun ada tambahan satu lagi yang ternyata sedang dirawat di RS Cipto Mangunkusumo dengan kondisi luka bakar di atas 60 persen," kata Kusumo, Jumat (3/4/2026).

3. Permohonan maaf Pertamina

Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berlokasi di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, meledak hingga akibatkan kebakaran, Rabu (1/4/2026) malam. (IDN Times/Imam Faishal)

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional JBB, Susanto August Satria, mengatakan, SPBE yang meledak merupakan milik swasta sekaligus mitra dari Pertamina Patra Niaga.

"Mohon maaf atas insiden yang terjadi pada malam ini. Fokus kami memang adalah tadi pada penanganan insiden dan memastikan tidak ada dampak yang meluas," kata dia kepada jurnalis, Kamis (2/4/2026) dini hari.

Susanto juga memastikan, seluruh korban luka-luka akibat peristiwa ledakan tersebut akan sepenuhnya dibiayai oleh Pertamina.

"Yang pasti kepada warga yang terdampak, korban maksudnya, akan diberikan penanganan medis terbaik," ujar dia.

Editorial Team