Bali, IDN Times - Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde pagi ini, Senin (8/10) terbang dari Bali ke Lombok untuk mengunjungi korban gempa. Didampingi Menteri Koordinator Bidang Maritim yang juga Ketua Panitia Nasional Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018, Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Pertemuan yang dihadiri 34 ribu peserta ini berlangsung mulai 8-14 Oktober 2018 di Nusa Dua, Bali. Hadir menteri keuangan dan ekonomi serta gubernur bank sentral dari 189 negara. Pertemuan tahun ini mengusung tema "Voyage to Indonesia".
Menkeu Sri Mulyani mengharapkan pertemuan IMF-Bank Dunia dapat menghasilkan pemikiran dan kebijakan baru di tengah kondisi ketidakpastian perekonomian dan keuangan global.
Tentang kunjungannya ke Lombok, Christine Lagarde mengatakan, "saya menyampaikan simpati kepada mereka yang terkena dampak bencana alam. IMF ada bersama masyarakat Indonesia."
Peter, Dubes RI di Polandia yang menjadi penasihat Menko Luhut untuk pertemuan ini mengatakan, rombongan menuju Lombok dengan menumpang pesawat Garuda Indonesia jenis ATR. "Bukan private jet," kata Peter.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
FOTO: Direktur IMF Kunjungi Korban Gempa Lombok Naik Pesawat ATR

(Direktur IMF Christine Lagarde)/Peter F. Gontha
1. Christine dan beberapa Menteri Kabinet Kerja diperiksa petugas bandara sebelum bertolak ke Lombok
2. Christine ketika menaiki pesawat Garuda Indonesia jenis ATR
3. Menuju Lombok bersama Menko Maritim Luhut Panjaitan, Menkeu Sri Mulyani dan Gubernur BI Perry Warjiyo
Curated For You
- 60 Negara Undangan IMF-World Bank Sudah Tiba di Bali07 Okt 2018, 13:50 WIB
- Ini Beda Dana Pengeluaran untuk IMF Versi Pemerintah dan Oposisi06 Okt 2018, 22:00 WIB
- Kubu Prabowo Kritik Pertemuan IMF di Bali, Menkeu Era SBY Angkat Suara07 Okt 2018, 12:45 WIB
Editorial Team
EditorDwifantya Aquina
Related Article
Putus Cinta Jadi Titik Balik, Ini 7 Pelajaran untuk Jadi Lebih Dewasa13 Agu 2026, 03:00 WIB
Sambut Calon Pemimpin OJK, Pramono Tegaskan Sinergi Ekonomi 13 Agu 2026, 01:31 WIB
RPPLH Resmi Disahkan, Perjelas Batas Ekologis Jakarta hingga 205513 Agu 2026, 01:20 WIB
NASA Buka Jalan India Ikut Bangun Pangkalan di Bulan12 Agu 2026, 23:58 WIB
Rahasia Taktik Pesawat Umpan Bill Clinton di Pakistan 26 Tahun Lalu12 Agu 2026, 23:45 WIB
Venezuela Buka Kembali Hubungan dengan Israel usai Putus 17 Tahun 12 Agu 2026, 23:31 WIB
Iran Disebut Pernah Berencana Bunuh Trump di Pesawat Air Force One12 Agu 2026, 23:15 WIB
2,4 Juta Anak Perempuan di Afghanistan Dilarang Sekolah12 Agu 2026, 23:03 WIB
Klarifikasi Meta: Yacht Zuckerberg Tak Dengar Panggilan Bantuan12 Agu 2026, 22:50 WIB
Pentagon Akui Serangan Militer AS Tewaskan 153 Warga Yaman pada 202512 Agu 2026, 22:38 WIB
2 Anak Buah Purbaya Tersangka Transfer Pricing PT Toba Pulp Lestari12 Agu 2026, 22:22 WIB
Akses Pasar Makin Luas, UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar12 Agu 2026, 22:20 WIB
Daftar Upaya Trump Damaikan Palestina-Israel, Dianggap Berat Sebelah12 Agu 2026, 22:12 WIB
4 Pemuda di Aceh Diciduk Polisi Syariah, Ada yang Pakai Jilbab12 Agu 2026, 22:00 WIB
Menteri PANRB: Teknologi Harus Pangkas Kerumitan Layanan Publik12 Agu 2026, 21:58 WIB
Bus TJ Mogok di Petukangan, TransJakarta: Sekarang Sudah Normal12 Agu 2026, 21:44 WIB
Skandal Amplop, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan Raja Juli-Kapolres12 Agu 2026, 21:43 WIB
Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Riau Ricuh, Dua Mahasiswa Terluka12 Agu 2026, 21:39 WIB
Puan Sebut Aida Budiman Calon Deputi Gubernur Senior BI12 Agu 2026, 21:38 WIB
Komandan Militer Libya Tewas dalam Serangan Bom di Benghazi 12 Agu 2026, 21:33 WIB