Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google

Jakarta, IDN Times - Calon presiden nomor urut tiga, Ganjar Pranowo, mengatakan seorang Presiden harus memiliki komitmen untuk membereskan masalah tumpang tindih regulasi dan kelembagaan.

"Yang membereskan yang tumpang tindih dan itu harus dimulai dari pemimpin yang punya komitmen untuk membereskan siapa dia? Pemimpin tertinggi yakni Presiden," ucap Ganjar dalam Debat Ketiga di Istora Senayan, Minggu (7/1/2023) malam.

Apabila bicara pertahanan di laut, maka diperlukan lembaga yang disatukan dan mengurus keamanan laut seperti crossguard atau penjaga garis pantai. Kemudian, apabila bicara keamanan yang tumpang tindih, maka berada di kepolisian.

"Saya mengapresiasi umpamanya dalam konteks terorisme 2023 relatif tidak ada, tapi kita berikan apresiasi itu kepada kepolisian. Tapi ketika kemudian terjadi pada situasi terjadi pada belakangan Indonesia yang membutuhkan bantuan dari TNI, maka di situlah kemudian on call mereka butuh bantuan maka dibantu," tegas Ganjar.

Curated For You

Editorial Team

Related Article