Jakarta, IDN Times - Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) mendorong pengembangan kreativitas anak muda dimulai sejak sekolah menengah atas (SMA). Langkah ini dinilai penting agar minat dan keterampilan pelajar dapat berkembang menjadi karya yang memiliki nilai ekonomi maupun sosial.
Ketua DPW GEKRAFS DK Jakarta, Farazandi Fidinsyah, mengatakan tantangan pengembangan ekonomi kreatif tidak hanya terletak pada banyaknya ide yang dimiliki anak muda, tetapi juga akses terhadap jejaring dan kesempatan untuk mengembangkannya.
“Anak muda memiliki banyak ide dan potensi. Tantangannya adalah bagaimana potensi itu dipertemukan dengan ekosistem, jejaring, dan kesempatan yang tepat. GEKRAFS hadir membuka akses tersebut, agar kreativitas tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi dapat berkembang menjadi karya dan aktivitas yang memiliki nilai ekonomi maupun sosial,” ungkap Farazandi dalam GEKRAFS Young Star 2026 bertema “Young Minds, Creative Moves” di NGL Burger Joint, Blok M, Jakarta Selatan, Senin (19/10/2026).
