Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gempa 7,1 Magnitudo Guncang Venezuela, Kemlu: Semua WNI Aman
ilustrasi gempa bumi yang disebabkan oleh sesar atau patahan (pixabay.com/Angelo_Giordano)
  • Gempa berkekuatan 7,1 magnitudo mengguncang pesisir utara Venezuela pada Rabu (24/6/2026) dengan pusat gempa sekitar 28 kilometer dari komunitas Morón dan kedalaman 10–13 kilometer.
  • Kementerian Luar Negeri RI memastikan tiga WNI di Venezuela dalam kondisi aman, sementara Gedung KBRI Caracas dan Wisma Duta tidak mengalami kerusakan berarti akibat gempa tersebut.
  • KBRI Caracas terus memantau situasi pascagempa, membuka jalur komunikasi darurat, serta mengimbau WNI untuk tetap waspada dan mengikuti arahan otoritas setempat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
24 Juni 2026

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang wilayah pesisir utara Venezuela pada pukul 15.04 waktu setempat. Pusat gempa berada sekitar 28 kilometer di sebelah barat komunitas Morón dekat San Felipe/Montalbán dengan kedalaman 10–13 kilometer.

25 Juni 2026

Kemlu RI menyatakan seluruh tiga WNI di Venezuela dalam kondisi aman, selamat, dan sehat. Gedung KBRI Caracas dan Wisma Duta tidak mengalami kerusakan struktural berarti, dan seluruh staf perwakilan Indonesia dilaporkan selamat.

kini

KBRI Caracas terus memantau situasi pascagempa serta informasi resmi pemerintah Venezuela terkait potensi gempa susulan. Pemerintah Indonesia mengimbau WNI di Venezuela untuk tetap waspada dan mengikuti arahan otoritas setempat.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Gempa bumi berkekuatan 7,1 magnitudo mengguncang wilayah pesisir utara Venezuela dan menyebabkan getaran kuat di beberapa daerah pada Rabu sore waktu setempat.
  • Who?
    Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui KBRI Caracas memastikan tiga WNI di Venezuela dalam kondisi aman, bersama seluruh staf perwakilan Indonesia.
  • Where?
    Pusat gempa berada sekitar 28 kilometer di sebelah barat komunitas Morón, dekat wilayah San Felipe/Montalbán, pesisir utara Venezuela.
  • When?
    Gempa terjadi pada Rabu, 24 Juni 2026 pukul 15.04 waktu setempat; pernyataan resmi Kemlu disampaikan Kamis, 25 Juni 2026.
  • Why?
    Gempa disebabkan oleh aktivitas seismik di wilayah pesisir utara Venezuela; hingga saat ini belum ada laporan penyebab tambahan atau dampak besar lainnya.
  • How?
    KBRI Caracas segera membuka jalur komunikasi darurat, memantau situasi lapangan, serta berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan keselamatan WNI dan kondisi fasilitas diplomatik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada gempa besar di Venezuela, gempanya kuat sekali sampai 7,1. Banyak orang kaget, tapi tiga orang Indonesia di sana semua selamat dan sehat. Rumah kedutaan juga tidak rusak. Orang-orang dari Indonesia terus lihat kabar dan jaga supaya aman. Pemerintah bilang semoga semuanya cepat baik lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Respons cepat dan terkoordinasi dari Kementerian Luar Negeri RI serta KBRI Caracas menunjukkan kesiapsiagaan dan kepedulian tinggi pemerintah terhadap keselamatan warganya di luar negeri. Dengan seluruh WNI dilaporkan aman dan fasilitas perwakilan Indonesia tidak mengalami kerusakan berarti, situasi ini mencerminkan efektivitas komunikasi darurat dan kerja sama yang solid di tengah bencana alam besar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Indonesia memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Venezuela dalam kondisi aman setelah gempa bumi magnitudo 7,1 mengguncang wilayah pesisir utara negara tersebut pada Rabu (24/6/2026) pukul 15.04 waktu setempat.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan terus mengikuti perkembangan situasi pascagempa yang berpusat di wilayah pesisir utara Venezuela. Berdasarkan informasi otoritas setempat, pusat gempa berada sekitar 28 kilometer di sebelah barat komunitas Morón, dekat wilayah San Felipe/Montalbán, dengan kedalaman sekitar 10 hingga 13 kilometer.

“Pemerintah Indonesia melalui KBRI Caracas telah memastikan bahwa seluruh WNI yang terdata berada di Venezuela, yakni sebanyak tiga orang, dalam kondisi aman, selamat, dan sehat,” kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, Kamis (25/6/2026).

Kemlu juga menyampaikan Gedung KBRI Caracas dan Wisma Duta tidak mengalami kerusakan struktural yang berarti akibat gempa tersebut. Seluruh staf perwakilan Indonesia di Caracas dilaporkan dalam kondisi selamat.

Sejak gempa terjadi, KBRI Caracas telah melakukan koordinasi dan komunikasi cepat untuk memantau situasi di lapangan. Jalur komunikasi darurat juga telah dibuka guna memastikan kondisi WNI dapat terus dipantau dan diperbarui secara berkala.

Selain itu, KBRI terus memonitor informasi resmi yang dikeluarkan pemerintah Venezuela terkait kemungkinan gempa susulan maupun potensi bahaya di wilayah pesisir.

“Pemerintah Indonesia menyampaikan duka yang mendalam kepada Pemerintah dan rakyat Venezuela atas musibah ini, serta berharap proses pemulihan dapat berjalan dengan cepat,” tulis Kemlu.

Pemerintah Indonesia juga mengimbau seluruh WNI yang berada di Venezuela untuk tetap waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, serta segera menghubungi KBRI Caracas apabila membutuhkan bantuan atau menghadapi situasi darurat.

Editorial Team

Related Article