Usai Venezuela, Giliran Jepang Diguncang Gempa Magnitudo 6,9
.jpg)
Gempa berkekuatan Magnitudo 6,9 mengguncang timur laut Jepang setelah sebelumnya Venezuela juga diguncang gempa beruntun.
Pemerintah Jepang di bawah PM Sanae Takaichi langsung memerintahkan penilaian kerusakan dan respons darurat meski belum ada laporan korban jiwa.
Gempa terjadi di 35 km timur laut Kuji dengan kedalaman 51,7 km, tanpa ancaman tsunami, namun layanan kereta cepat JR East sempat dihentikan sementara.
Jakarta, IDN Times - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,9 melanda Jepang timur laut tak lama setelah gempa beruntun mengguncang Venezuela. Gempa ini disampaikan Survei Geologi Amerika Serikat.
Tidak ada kerusakan besar yang dilaporkan dalam waktu dekat. Namun, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menginstruksikan pemerintahnya untuk segera menilai tingkat kerusakan untuk memberikan respons darurat bencana.
“Tidak ada kekhawatiran akan tsunami akibat gempa ini. Saat ini, tidak ada laporan korban jiwa, tetapi kami akan terus menilai tingkat kerusakan,” kata Kepala Sekretaris Kabinet Minoru Kihara, dilansir CNN, Kamis (25/6/2026).
Minoru menambahkan, fasilitas nuklir belum melaporkan anomali.
Sementara itu, gempa tersebut terjadi di daerah 35 kilometer timur laut Kuji pada kedalaman 51,7 kilometer. Perusahaan Kereta Api Jepang Timur, yang dikenal sebagai JR East, sampai menangguhkan layanan kereta cepatnya antara Tokyo dan Shin-Aomori, ujung utara pulau utama Jepang.







.jpg)









