Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gempa hingga Erupsi di Indonesia, Prabowo: Takdir Negara di Ring of Fire
Presiden Prabowo Subianto gelar rapat terbatas mengenai penanganan bencana yang ada di Indonesia. (YouTube.com/Sekretariat Presiden)
  • Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas daring untuk memantau penanganan gempa di Flores, aktivitas Gunung Anak Krakatau, serta kebakaran hutan dan asap.
  • Prabowo menyebut bencana alam sebagai konsekuensi Indonesia berada di Ring of Fire, sehingga pemerintah harus selalu siap menghadapi kondisi tersebut.
  • Presiden meminta penambahan anggaran mitigasi bencana dan mengapresiasi respons cepat kementerian serta lembaga dalam pemulihan Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Senin (7/9/2026)

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas daring untuk memantau penanganan gempa di Flores, aktivitas Gunung Anak Krakatau, serta kebakaran hutan dan asap. Ia meminta penambahan anggaran mitigasi bencana dan mengapresiasi respons kementerian serta lembaga di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas untuk memantau dan membahas penanganan gempa di Flores, aktivitas Gunung Anak Krakatau, serta kebakaran hutan dan asap.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat yang melibatkan jajaran pemerintah, kementerian, dan lembaga yang menangani bencana alam.
  • Where?
    Rapat berlangsung secara daring dari Jakarta dan membahas kondisi bencana di Flores, kawasan Gunung Anak Krakatau, serta Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
  • When?
    Rapat terbatas diselenggarakan pada Senin, 7 September 2026, dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.
  • Why?
    Rapat digelar untuk memonitor perkembangan dan situasi terkini bencana, serta menyiapkan pemerintah menghadapi risiko bencana karena Indonesia berada di kawasan cincin api.
  • How?
    Prabowo meminta penambahan alokasi anggaran mitigasi bencana, sambil menilai respons kementerian dan lembaga dalam pemulihan Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat berlangsung cepat dan masif.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Gempa terjadi di Flores. Gunung Anak Krakatau juga aktif. Ada kebakaran hutan dan asap. Presiden Prabowo mengajak orang-orang pemerintah rapat lewat video. Ia bilang Indonesia ada di lingkaran api, jadi harus siap. Ia minta uang untuk mencegah bahaya ditambah. Ia juga berterima kasih karena bantuan di Aceh, Sumut, dan Sumbar cepat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rapat lintas jajaran yang dipantau langsung Presiden mencerminkan perhatian pemerintah terhadap perkembangan bencana yang beragam. Pengakuan atas respons cepat dan masif di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, disertai rencana menambah anggaran mitigasi, menunjukkan upaya memperkuat kesiapsiagaan berdasarkan pengalaman penanganan sebelumnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Sejumlah bencana alam melanda Indonesia, mulai dari gempa bumi hingga erupsi gunung berapi. Presiden Prabowo Subianto pun menggelar rapat terbatas mengenai penanganan bencana yang ada di Indonesia.

Rapat terbatas itu digelar secara daring dan disiarkan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (7/9/2026).

"Terima kasih, saya mengundang kita rapat melalui vicon (video conference), ya, saya hanya ingin monitor bagaimana perkembangan sekaligus mendengar situasi yang terkini. Kita menghadapi berbagai keadaan karena bencana gempa di Flores, kemudian sekarang aktivitas Gunung Anak Krakatau dan juga kebakaran hutan dan asap yang masih menjadi masalah bagi kita semua," ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan, sejumlah bencana sering terjadi di Indonesia merupakan takdir. Sebab, Indonesia berada di wilayah cincin api atau ring of fire.

"Ini, ya, adalah takdir kita negara yang berada di lingkaran api, the ring of fire. Jadi ini membawa kita untuk kita harus siap menghadapi keadaan seperti ini setiap saat. Berarti mungkin pelajaran juga bagi kita, bagi pemerintah yang saya pimpin," kata dia.

Prabowo kemudian meminta jajarannya untuk menambah alokasi anggaran utnuk mitigasi bencana.

"Saya kira dalam menghadapi keadaan ke depan kita akan lebih mampu, sekarang pun dibandingkan dengan tahun-tahun yang dulu respons kita sangat cepat keadaan bencana di Sumatra, di Aceh, Sumatra Utara dan di Sumatra Barat, ternyata respons kita cukup masif cukup cepat ya," ujar dia.

Prabowo kemudian menyampaikan terima kasih atas respons cepat kementerian dan lembaga dalam menangani daerah terdampak bencana alam.

"Untuk itu, saya ucapkan terima kasih semua unsur yang telah bekerja keras, kita pulihkan keadaan di Aceh, Sumut dan Sumbar dengan kekuatan kita sendiri, cukup menurut saya kita cukup berhasil kita atasi, saya ucapkan terima kasih semua unsur," ucap dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article