Jakarta, IDN Times - Gerakan Nurani Bangsa meminta agar penyelenggara Pemilu, TNI-Polri hingga Presiden Joko “Jokowi” Widodo untuk bersikap netral dalam Pemilu 2024. Hal tersebut merespons sinyal-sinyal ketidaknetaralan pemerintah dalam mendukung salah satu calon.
“Kami harapkan netralitas penyelenggara Pemilu aparat sipil negara, polisi, TNI dan semuanya termasuk Presiden,” kata eks pimpinan KPK era Taufiequrahman Ruki, Erry Riyana Hardjapamekas yang masuk dalam bagian Gerakan Nurani Bangsa di Gedung IDN Media HQ, Rabu (17/1/2024).