Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Geram! Gus Ipul Sebut Omongan Cak Imin soal Kepemimpinan NU Kepentingan Sesaat
Menteri Sosial Syaifullah Yusuf di Kementerian Sosial, Rabu (2/9/2026)/IDN Times Dini Suciatiningrum
  • Gus Ipul menyesalkan pernyataan Cak Imin yang menyebut kepengurusan PBNU paling gagal, dan menilai ucapan itu memprihatinkan serta tidak pantas disampaikan tokoh sepertinya.
  • Ia menyoroti penyebutan sejumlah nama oleh Cak Imin, termasuk dalam konteks bercanda, serta mempertanyakan kritik berulang terhadap kepemimpinan PBNU yang disebut milik bersama.
  • Gus Ipul menyatakan laporan Muktamar ke-35 NU dapat dipertanggungjawabkan dan prosesnya demokratis; kritik seharusnya berbasis fakta serta data, bukan kepentingan sesaat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyesalkan pernyataan Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang menilai kepengurusan NU dalam lima tahun terakhir terpuruk karena dipimpin alumni HMI (Himpunan Mahasiswa Islam).

"Ini sungguh-sungguh pernyataan yang memprihatinkan menurut saya. Pernyataan yang tidak seharusnya diberikan seorang tokoh seperti Cak Imin ya. Saya menyayangkan betul itu," ucap Gus Ipul, di gedung Kemensos, Rabu (2/8/2026).

1. Tidak pantas untuk dibuat bercanda

Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. IDN Times/Ardiansyah Fajar.

Terlebih, Gus Ipul menyoroti pernyataan Cak Imin yang menyebut sejumlah nama tokoh-tokoh lain yang selayaknya tidak disampaikan, meskipun bercanda atau sekadar hanya iseng.

"Saya menyayangkan sekali kenapa Cak Imin begitu keras bicara soal keberhasilan, kegagalan PBNU dari versinya sendiri ya. Padahal ini adalah milik bersama-sama, kenapa juga harus menyatakan berulang-ulang kepemimpinan PBNU gagal," ucapnya.

2. Semua bisa dipertanggungjawabkan

Menteri Koordinator Penberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar saat tiba di area Muktamar NU di Ponpes Tambakberas Jombang, Kamis (27/8/2026). IDN Times/Ardiansyah Fajar

Padahal, lanjut Gus Ipul, saat Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) semua laporan bisa pertanggungjawaban dengan baik. Selain itu, Muktamar juga bisa berjalan dengan baik demokratis bahkan Cak Imin juga menyampaikan aspirasi.

"Ini adalah satu keberhasilan bersama bahwa seluruh rangkaian Muktamar yang mulai dari perencanaan sampai pelaksanaannya diputuskan melalui rapat. Tidak ada yang dilakukan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan pribadi," ucapnya.

3. Dinilai kepentingan sesaat Cak Imin

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani (dua dari kiri) di Muktamar NU ke 34, Lampung saat bertemu Ketum PKB Muhaimin Iskandar (dua dari kanan). Dok. Istimewa.

Gus Ipul mengatakan, siapa saja bisa menyampaikan kritiknya, namun hendaknya didasarkan pada fakta, didasarkan pada data yang ada.

"Ya untuk itu sekali lagi saya menyesalkan pernyataan itu ya. Menyesalkan, menyayangkan, dan mudah-mudahan ya mudah-mudahan ini bisa dipahami dengan baik oleh masyarakat. Bisa jadi ini hanya kepentingan sesaat Cak Imin aja," ujarnya.

Diketahui, dalam potongan video yang beredar, Cak Imin menyampaikan kepemimpinan NU lima tahun terakhir terpuruk karena dipimpin alumni HMI. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri acara bedah buku bertajuk, "Dari Pergerakan Menuju Kepemimpinan: Jejak Langkah Alumni PMII di Panggung Politik, Akademik dan Kemasyarakatan" di Jombang, Jawa Timur, pada akhir Agustus lalu.

Editorial Team

Related Article