Jakarta, IDN Times – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M Tonny Harjono menegaskan kemampuan menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) saja tidak cukup untuk menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, integritas, kemampuan berpikir kritis, dan kecakapan memverifikasi informasi tetap menjadi faktor pembeda yang tidak dapat digantikan teknologi.
Pesan tersebut disampaikan Tonny saat menghadiri Sidang Terbuka Senat Akademik, Pengukuhan Guru Besar, dan Wisuda Program Pascasarjana, Sarjana, serta Diploma Semester Ganjil Akademik 2025/2026 di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya), Puri Ardhya Garini, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Tonny menyampaikan selamat kepada 414 wisudawan jenjang Diploma (D3), Sarjana (S1), dan Pascasarjana (S2), serta mengapresiasi pengukuhan Diding Rahmat sebagai Guru Besar bidang Hukum Pidana dan Muljanto Siladjaja sebagai Guru Besar bidang Ekonomi dengan konsentrasi Akuntansi dan Keuangan.
