Menurut laporan Wafa News Agency yang dikutip Anadolu Agency, ada puluhan pemukim Israel yang menggelar ritual Talmud di Masjid Al-Aqsa. Mereka ada yang datang seorang diri dan ada juga yang datang bersama sanak keluarganya.
Pemukim Israel Gelar Ritual Talmud di Al Aqsa, Apa Itu?

- Puluhan pemukim Israel menggelar ritual Talmud di kompleks Masjid Al-Aqsa Yerusalem timur dengan pengawasan ketat kepolisian pada Rabu, 1 Juli 2026.
- Ritual Talmud merupakan ibadah umat Yahudi Ortodoks yang mencakup penyucian diri, doa, dan pembacaan Shema sebagai bentuk pengakuan keesaan Tuhan.
- Kegiatan ritual Talmud di Masjid Al-Aqsa menuai kecaman dari umat Muslim Palestina karena dianggap menodai kesucian masjid dan menghapus identitas Islam di Yerusalem timur.
1. Ritual Talmud merupakan ibadah orang Yahudi Ortodoks

Ritual Talmud sendiri merupakan salah satu ibadah yang dilakukan orang beragama Yahudi Ortodoks. Ritual ini bersumber dari ajaran Kitab Talmud, kita suci orang-orang Yahudi Ortodoks. Warga Israel yang mayoritas beragama Yahudi sering melakukan ritual ini sebagai bentuk ibadah.
Ritual Talmud ini terdiri dari berbagai kegiatan. Dimulai dari penyucian diri, berdoa, dan pembacaan Shema. Shema sendiri merupakan syahadat khusus yang digunakan umat Yahudi ketika melakukan ritual Talmud. Kalimat Shema sendiri berbunyi "Shema Yisrael, Adonai Eloheinu, Adonai Echad." Dalam bahasa Indonesia, kalimat tadi punya arti "Dengarlah, hai orang Israel. Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu Esa."
2. Pemukim Israel kerap melakukan ritual Talmud di Masjid Al-Aqsa

Pemukim Israel sendiri memang kerap melakukan ritual Talmud di komplek Masjid Al-Aqsa. Pada awal 2025 lalu, misalnya, pemukim Israel memadati Masjid Al-Aqsa untuk melakukan ritual Talmud bersama sanak keluarganya. Kemudian, pada Agustus 2025, pemukim Israel kembali ramai-ramai mendatangi Masjid Al-Aqsa untuk melakukan ritual serupa.
Kebiasaan pemukim Israel melakukan ritual Talmud di Masjid Al-Aqsa ini menuai kritik dari kaum muslim, terutama yang berada di Palestina. Sebab, Masjid Al-Aqsa seharusnya tidak boleh dijadikan tempat ibadah umat Yahudi. Ini karena masjid agung tersebut merupakan tempat khusus ibadah untuk umat Islam. Selain itu, pelaksanaan ritual Talmud di Masjid Al-Aqsa juga akan menodai sejarah Islam yang berlangsung di sana. Namun, pemukim Israel mengabaikan kecaman tersebut dan terus melakukan ritual Talmud di Masjid Al-Aqsa.
3. Pemukim Israel mau basmi identitas Islam di Yerusalem

Pelaksanaan ritual Talmud di Masjid Al-Aqsa ini merupakan upaya pemukim Israel untuk membasmi identitas Islam dan Arab yang ada di sana. Sebab, identitas Islam masih kental di wilayah tersebut.
Masyarakat Palestina sendiri menganggap Yerusalem, khususnya Yerusalem timur, sebagai ibu kota negara mereka. Sebab, berdasarkan resolusi internasional, Yerusalem timur tidak boleh dianeksasi oleh Israel. Sayangnya, wilayah tersebut kini dikuasai sepenuhnya oleh negara Yahudi tersebut.





















