Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Helikopter VVIP/VIP TNI AU Touch and Go di Kapal Induk KRI Sriwijaya-100

2 min read
Helikopter VVIP/VIP TNI AU Touch and Go di Kapal Induk KRI Sriwijaya-100
Helikopter VVIP/VIP TNI Angkatan Udara (AU) menjalani latihan take off landing di atas kapal induk TNI Angkatan Laut (AL), KRI Sriwijaya-100, di perairan Teluk Jakarta, Jumat (16/10/2026)(dok. Dispenal)
  • Helikopter VVIP/VIP TNI AU menjalani latihan take off landing di KRI Sriwijaya-100, perairan Teluk Jakarta.

  • Latihan memasuki hari keempat dan seluruh rangkaiannya berjalan aman serta lancar.

  • Kegiatan ini meningkatkan kemampuan penerbang dan interoperabilitas antarmatra TNI melalui berbagai materi pendaratan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Helikopter VVIP/VIP TNI Angkatan Udara (AU) menjalani latihan take off landing di atas kapal induk TNI Angkatan Laut (AL), KRI Sriwijaya-100, di perairan Teluk Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Latihan tersebut merupakan bagian dari pelatihan penerbangan helikopter TNI AD dan TNI AU di atas platform KRI Sriwijaya-100. Memasuki hari keempat, seluruh rangkaian latihan berjalan aman dan lancar.

Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal), Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan, mengatakan, latihan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan interoperabilitas antarmatra TNI.

  1. 1. Tingkatkan interoperabilitas TNI

    Helikopter VVIP/VIP TNI AU Touch and Go di Kapal Induk KRI Sriwijaya-100
    Helikopter VVIP/VIP TNI Angkatan Udara (AU) menjalani latihan take off landing di atas kapal induk TNI Angkatan Laut (AL), KRI Sriwijaya-100, di perairan Teluk Jakarta, Jumat (16/10/2026)(dok. Dispenal)

    Yayan menjelaskan, pelatihan take off landing helikopter di atas platform kapal telah dilakukan jauh sebelum KRI Sriwijaya-100 datang dan bergabung dengan jajaran TNI AL.

    Menurut dia, latihan tersebut penting untuk meningkatkan kemampuan penerbang TNI dalam melaksanakan operasi menggunakan platform kapal.

    "Pelatihan ini sebagai bentuk interoperabilitas TNI," ujar Yayan.

    Berbagai materi diberikan dalam pelatihan tersebut untuk meningkatkan kesiapan penerbang dalam menghadapi situasi operasi di atas kapal.

  2. 2. Ada latihan touch and go hingga full stop

    Helikopter VVIP/VIP TNI AU Touch and Go di Kapal Induk KRI Sriwijaya-100
    Helikopter VVIP/VIP TNI Angkatan Udara (AU) menjalani latihan take off landing di atas kapal induk TNI Angkatan Laut (AL), KRI Sriwijaya-100, di perairan Teluk Jakarta, Jumat (16/10/2026)(dok. Dispenal)

    Sejumlah materi yang dilatihkan meliputi high recce, low recce, dummy approach, touch and go, hingga full stop.

    High recce dan low recce merupakan tahapan pengenalan serta pendekatan terhadap area pendaratan dari ketinggian berbeda. Sementara dummy approach melatih penerbang melakukan pendekatan terhadap kapal tanpa melakukan pendaratan penuh.

    Adapun touch and go dilakukan dengan menyentuhkan helikopter ke permukaan dek kapal sebelum kembali lepas landas. Sedangkan full stop merupakan latihan pendaratan penuh di atas platform kapal.

    "Adapun pelatihan yang dilaksanakan antara lain, high recce, low recce, dummy approach, touch and go, full stop," kata Yayan.

  3. 3. Sesuai arahan KSAL

    Helikopter VVIP/VIP TNI AU Touch and Go di Kapal Induk KRI Sriwijaya-100
    Helikopter VVIP/VIP TNI Angkatan Udara (AU) menjalani latihan take off landing di atas kapal induk TNI Angkatan Laut (AL), KRI Sriwijaya-100, di perairan Teluk Jakarta, Jumat (16/10/2026)(dok. Dispenal)

    Pelaksanaan latihan tersebut sejalan dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali agar interoperabilitas TNI terus ditingkatkan.

    Peningkatan kemampuan interoperabilitas dinilai penting untuk menghadapi perkembangan karakter peperangan modern yang menuntut kemampuan antarmatra untuk beroperasi secara terpadu.

    Latihan take off landing helikopter di KRI Sriwijaya-100 pun menjadi salah satu bentuk implementasi peningkatan kemampuan tersebut, khususnya dalam mengintegrasikan kemampuan penerbang dengan kapal perang sebagai platform operasi.

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More