Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan rute baru layanan Transjabodetabek yang menghubungkan Blok M dengan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada Kamis (12/3/2026).
"Hari ini, kita memulai sesuatu yang baru, yang ditunggu oleh masyarakat yaitu untuk meresmikan layanan Transjabodetabek SH2 Blok M-Bandara Soekarno-Hatta," kata Pramono saat meresmikan di Terminal Blok M, Jakarta Selatan.
Pramono menjelaskan, selama ini 70-80 persen masyarakat yang berpergian melalui Bandara Soetta menggunakan kendaraan pribadi. Kehadiran Transjabodetabek Blok M-Bandara Soekarno-Hatta ini diharapkan bisa menekan tingkat kemacetan.
"Berdasarkan data di lapangan, yang menggunakan bandara kurang lebih 54,9 juta setiap tahunnya. Sehingga jika 70-80 persen dari 54,9 juta orang menggunakan kendaraan pribadi pasti menambah beban traffic jam," ujar Pramono.
Transjabodetabek ini dibandrol Rp3.500 selama masa percobaan tiga bulan. Setelah itu, Pramono mengaku akan mengevaluasi kembali tarif Blok M-Bandara Soetta.
"Setelah itu kami akan melakukan evaluasi karena bebannya terlalu berat dan juga subsidinya terlalu besar. Kamu akan menaikkan angkanya, rangenya sekitar Rp10-15 ribu," ujar Pramono.
