Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya
(Pengacara Elza Syarief) ANTARA FOTO/M. Agung Rajasa)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Elza Syarief resmi mundur sebagai pengacara Sony Sonjaya setelah Kejagung menetapkan Asep Yusuf Somantri, orang dekat Sony, sebagai tersangka kasus jual beli titik SPPG.
  • Elza mengaku merasa dibohongi dan tidak nyaman selama mendampingi Sony karena sulit berkomunikasi langsung serta adanya intervensi dari pihak lain dalam proses pendampingan hukum.
  • Ia menegaskan pendampingannya bersifat probono tanpa menerima bayaran, dan menyebut keputusannya mundur demi menjaga integritas serta keterbukaan dalam penanganan kasus tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Elza Syarief memutuskan mundur sebagai pengacara eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya. Per Senin (15/6/2026), Elza bukan lagi pengacara Sony.

Elza menjelaskan, dia memutuskan mengundurkan diri sejak Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Asep Yusuf Somantri (AYS) yang merupakan orang dekat Sony sebagai tersangka.

Dia merasa dibohongi kliennya karena ternyata Asep diduga memberi sejumlah uang hasil jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kepada Sony.

“Karena Pak Sony tidak jujur dan sebelum bersumpah bersih, tapi info beberapa orang terutama Asep, dia (Sony) menerima uang dari Asep secara rutin. Bagaimana mau JC (justice collaborator)? Dan saya merasa ada yang dibuka, ada yang dilindungi,” kata Elza kepada IDN Times, Selasa (16/6/2026).

1. Pesimistis justice collaborator Sony Sonjaya dikabulkan

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya
Eks Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya ditahan Kejagung, Rabu (3/6/2026). (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Elza pun mengaku pesimistis justice collaborator yang diajukan Sony dikabulkan Kejagung. Sebab, ada temuan penyidik soal aliran uang kepada Sony.

“Mungkin Krisna (pengacara Sony) dengan kedekatannya dengan Jampidsus dan Jamintel bisa-bisa saja Sony dapat JC, tapi dia tidak jujur dapat uang secara rutin dari Asep yang sudah tersangka saat ini,” ujar Elza.

2. Elza merasa tidak nyaman selama melakukan pendampingan

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya
Kejaksaan Agung (Kejagung) saat menetapkan eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk sebagai terangka tata kelola program MBG (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Selain itu, Elza memiliki alasan pribadi tentang mundurnya dia sebagai pengacara Sony. Dia mengaku merasa tidak nyaman dalam melakukan pendampingan terhadap Sony sejak 12 Juni 2026.

“Saya dipersulit untuk ketemu Pak Sony, untuk tahu cerita detail selalu dipotong oleh Krisna Murti dan saya perkuat tim dengan Pitra dan Prof Rufinus, mereka marah, mereka takut terbongkar kedoknya,” kata Elza.

3. Elza klaim jadi pengacara Sony secara probono

Tiga pejabat berdiri berdampingan saat konferensi pers, salah satunya berbicara di depan mikrofon dengan latar logo lembaga pemerintah.
Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya (tengah). (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Elza mengeklaim, dia probono atau sukarela menjadi pengacara Sony. Hingga saat ini, dia tak menerima uang sepeser pun dari Sony.

“Ya betul, tidak pernah terima uang sepeser pun, tidak pernah minta juga dan tidak ada permintaan uang sama sekali. Saya ikhlas untuk membuka kasus ini terang-benderang, mereka bilang saya keras dan sangat terbuka kepada publik, padahal itu keterangan Sony Sonjaya sendiri dan saya juga sangat hati-hati bicara,” ucap dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari

Related Articles

See More