Jakarta, IDN Times - Seorang perempuan bernama Melkiana Duwitau (31) tewas tertembak pada Kamis (2/7/2026) di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Dia tewas dalam keadaan sedang mengandung bayi berusia 32 minggu.
Konfirmasi tewasnya Melkiana disampaikan Bupati Intan Jaya, Aner Maisini. Dia menyampaikan duka cita atas meninggalnya korban. Aner mengatakan, wilayah Intan Jaya masih dalam status tanggap darurat penanganan konflik kelompok bersenjata.
"Pada Kamis malam ada kejadian, saya tidak sampaikan pelakunya siapa, Ibu Melkiana Duwitau dengan anak dalam kandungan usia 32 minggu yang dalam waktu dekat akan melahirkan, jadi korban. Kami berduka karena mama dan anak tersebut meninggal," ujar Aner di dalam keterangan yang dikutip pada Senin (6/7/2026).
Dia mengatakan, korban sipil terus berjatuhan di tengah konflik yang terjadi di wilayahnya. Aner mengaku kecewa karena ada lagi warga sipil yang jadi korban.
"Intan Jaya jadi daerah tanggap darurat dalam penanganan operasi militer. Masyarakat yang tidak bersalah jadi korban. Saya kecewa atas jatuhnya korban masyarakat, mulai dari gembala bahkan hingga Kamis malam ibu hamil. Mohon doa agar daerah ini damai dan masyarakat bisa beraktivitas biasa," kata dia.
Jenazah Melkiana dan bayinya kemudian diarak oleh ribuan warga mengelilingi Kota Sugapa sebelum dibawa ke rumah duka.
