Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia, Bidik Kerja Sama Energi Nuklir
Presiden Prabowo hadiri jamuan santap siang oleh Presiden Rusia Vladimir Putin, Vladivostok, Rusia pada Kamis (3/9/2026). (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
  • Vladimir Putin menyebut Indonesia sebagai mitra paling kunci Rusia di kawasan Asia-Pasifik.
  • Volume perdagangan Indonesia dan Rusia naik 12 persen pada 2025, menurut Putin.
  • Putin dan Prabowo Subianto bertemu di EEF ke-11 untuk membahas hubungan bilateral dan kerja sama berbagai sektor.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2025

Volume perdagangan Indonesia dan Rusia naik 12 persen, menurut Putin.

Kamis (4/8/2026)

Putin bertemu secara bilateral dengan Prabowo di sela-sela EEF ke-11 di Vladivostok, Rusia.

Selasa (1/9/2026) malam

Prabowo bertolak ke Vladivostok untuk menghadiri EEF ke-11 di Far Eastern Federal University.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Vladimir Putin dan Prabowo Subianto mengadakan pertemuan bilateral di sela-sela EEF ke-11.
  • Who?
    Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Prabowo Subianto, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
  • Where?
    Pertemuan berlangsung di Vladivostok, Rusia, dalam forum EEF ke-11 yang digelar di Far Eastern Federal University.
  • When?
    Pertemuan berlangsung pada Kamis (4/8/2026). Prabowo bertolak ke Vladivostok pada Selasa (1/9/2026) malam.
  • Why?
    Prabowo menghadiri EEF ke-11 sebagai tamu kehormatan atas undangan khusus dari Putin.
  • How?
    Kedua pemimpin bertemu secara bilateral dan membahas perdagangan serta kerja sama pertanian, pembangunan kapal, teknologi digital, dan energi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pak Putin bertemu Pak Prabowo di Rusia. Pak Putin bilang Indonesia adalah teman penting Rusia di Asia-Pasifik. Mereka bicara soal perdagangan dan kerja sama pertanian, kapal, teknologi digital, serta energi. Pak Prabowo datang ke Vladivostok untuk forum EEF. Sekarang, Putin yakin pertemuan itu bisa memberi dorongan baru untuk hubungan dua negara.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pertemuan kedua pemimpin membuka ruang pembahasan hubungan Indonesia-Rusia yang telah berjalan bertahun-tahun. Kenaikan volume perdagangan pada 2025, perjanjian perdagangan bebas dengan Uni Ekonomi Eurosia, serta agenda kerja sama pertanian, kapal, teknologi digital, dan energi menunjukkan adanya sejumlah bidang yang menjadi perhatian bersama dalam hubungan bilateral.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan, Indonesia merupakan mitra yang paling kunci di kawasan Asia-Pasifik. Menurut dia, hubungan persahabatan Rusia-Indonesia telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Putin menyampaikan, perdagangan antara kedua negara juga berkembang pesat. Ia mencatat volume perdagangan kedua negara mencapai 12 persen pada 2025.

Hal ini disampaikan Putin dalam pertemuan bilateral bersama Presiden Prabowo Subianto di sela-sela forum Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang tahun ini digelar di Vladivostok, Rusia, pada Kamis (4/8/2026).

"Perdagangan antara kedua negara kita juga berkembang. Pada tahun lalu, volume perdagangan naik 12 persen," kata Putin.

Putin menyebut, Indonesia dan Uni Ekonomi Eurosia telah menandatangani perjanjian perdagangan bebas. Selain itu, kerja sama di berbagai platform internasional telah terjalin, termasuk pada forum PBB.

Menurut dia, Rusia juga membidik kerja sama bilateral pada pembangunan di berbagai sektor seperti pertanian, pembangunan kapal, teknologi digital, dan energi, khususnya energi nuklir.

"Saya yakin bahwa pertemuan hari ini akan memberikan dorongan baru kepada hubungan bilateral antara kedua negara kita," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Vladivostok, Rusia, pada Selasa (1/9/2026) malam. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang berlangsung di Far Eastern Federal University (FEFU).

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengatakan Presiden Prabowo menjadi tamu kehormatan atas undangan dari Presiden Rusia, Vladimir Putin.

“Presiden Putin secara khusus mengundang Bapak Presiden Prabowo sebagai tamu kehormatan utama EEF. Ini merupakan cerminan hubungan erat Indonesia dan Rusia yang terus dibangun dan diperkuat melalui diplomasi langsung kedua pemimpin,” ujar Teddy dalam keterangan resmi, Jakarta.

Infografis 23 Bulan Jadi Presiden Prabowo Kunjungi 28 Negara. (IDN Times/Anjani Asra)
Infografis 23 Bulan Jadi Presiden Prabowo Kunjungi 28 Negara. (IDN Times/Anjani Asra)

Curated For You

Editorial Team

Related Article