Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Infrastruktur Listrik di Wilayah Bencana Sumatra Pulih 99,9 Persen
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. (Dok. Satgas PRR)
  • Layanan listrik di Aceh dan Sumatra Barat telah pulih 100 persen, sementara Sumatra Utara masih menyelesaikan pemulihan dengan dukungan genset untuk wilayah yang sulit dijangkau.
  • Satgas PRR cepat menangani gangguan akibat banjir susulan di Tapanuli Utara, memastikan pemadaman hanya berdampak terbatas dan aktivitas masyarakat segera kembali normal.
  • Satgas PRR berkomitmen mengawal percepatan pemulihan infrastruktur kelistrikan melalui kolaborasi pemerintah pusat, daerah, dan PLN agar seluruh wilayah terdampak benar-benar pulih.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
19 Maret 2026

Banjir melanda wilayah Tapanuli Utara dan menyebabkan pemadaman listrik. Empat gardu serta 54 pelanggan terdampak, namun Satgas PRR segera melakukan penanganan untuk meminimalkan dampak.

6 April 2026

Data Satgas PRR menunjukkan kelistrikan di Aceh dan Sumatra Barat telah menyala 100 persen. Di Sumatra Utara, pemulihan mencapai progres 77,82 persen dengan dukungan genset bagi warga yang belum teraliri listrik.

7 April 2026

Ketua Satgas PRR Tito Karnavian menyampaikan bahwa pemulihan listrik di tiga provinsi terdampak bencana telah mencapai 99,9 persen. Ia berterima kasih kepada Menteri ESDM dan PLN atas dukungannya.

kini

Satgas PRR terus mengawal percepatan pemulihan infrastruktur kelistrikan hingga seluruh wilayah terdampak benar-benar pulih melalui kolaborasi lintas sektor.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Layanan kelistrikan di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah pulih 99,9 persen setelah dilakukan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi oleh Satgas PRR.
  • Who?
    Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) bersama PLN, dengan pernyataan disampaikan oleh Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian.
  • Where?
    Pemulihan dilakukan di tiga provinsi di Pulau Sumatra, yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, termasuk beberapa desa seperti Siantar Naipospos dan Pardomuan Nauli.
  • When?
    Keterangan disampaikan pada Selasa, 7 April 2026. Data terakhir pemulihan jaringan listrik tercatat hingga 6 April 2026 pasca bencana hidrometeorologi yang terjadi sebelumnya.
  • Why?
    Pemulihan dilakukan untuk memulihkan infrastruktur dasar yang terdampak bencana serta mendukung aktivitas masyarakat dan percepatan pemulihan ekonomi di daerah tersebut.
  • How?
    Pemulihan dilakukan melalui pembangunan jaringan tegangan menengah sepanjang 17,5 kilometer, pemasangan empat trafo berkapasitas 50 kVA, serta penyediaan genset portable bagi wilayah yang masih terisolir.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di Sumatra ada bencana besar dan listrik sempat mati. Sekarang hampir semua sudah nyala lagi, katanya sudah 99,9 persen pulih. Di Aceh dan Sumatra Barat lampunya sudah hidup semua. Di Sumatra Utara masih ada sedikit yang belum karena jalan rusak, tapi orangnya dikasih genset biar tetap bisa pakai listrik. Petugas terus kerja supaya semuanya cepat selesai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pemulihan listrik di wilayah bencana Sumatra menunjukkan hasil yang menggembirakan dengan tingkat pemulihan mencapai 99,9 persen. Keberhasilan ini mencerminkan koordinasi efektif antara pemerintah, PLN, dan berbagai pihak dalam mempercepat rehabilitasi infrastruktur vital. Respons cepat terhadap gangguan serta penyediaan genset bagi daerah terisolir menegaskan komitmen kuat menjaga keberlangsungan hidup masyarakat terdampak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) memastikan layanan kelistrikan di tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologi, yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, telah kembali pulih hampir sepenuhnya.

Ketua Satgas PRR, Muhammad Tito Karnavian, mengatakan, listrik merupakan salah satu infrastruktur paling krusial dalam mendukung kehidupan masyarakat sekaligus percepatan pemulihan ekonomi di daerah terdampak.

“(Pemulihan) listrik kami bisa katakan 99,90 persen. Karena ada daerah terisolir yang jalannya longsor sehingga belum dapat saluran listrik, tapi (warga) sudah diberikan genset. Ini penting, listrik sangat krusial. Terima kasih kepada Menteri ESDM dan PLN,” ujar Tito dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026)

1. Kondisi kelistrikan di Aceh dan Sumatra Barat saat ini sudah 100 persen menyala

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ketika meninjau lahan sawah yang tertutup lumpur di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. (Dokumentasi Kemendagri)

Berdasarkan data Satgas PRR Pascabencana Sumatra pada 6 April 2026, kondisi kelistrikan di Provinsi Aceh dan Sumatra Barat saat ini telah menyala 100 persen. Hal ini menunjukkan keberhasilan koordinasi lintas sektor dalam mempercepat pemulihan infrastruktur dasar.

Sementara, di Sumatra Utara, proses pemulihan juga terus dikebut meskipun masih terdapat tantangan di sejumlah wilayah. Tercatat sebanyak 54 pelanggan di dua desa, yakni Desa Siantar Naipospos dan Desa Pardomuan Nauli, masih belum teraliri jaringan listrik secara penuh akibat akses yang terdampak bencana. Namun, kebutuhan listrik masyarakat tetap terpenuhi melalui dukungan genset portable dari PLN.

Upaya rehabilitasi jaringan listrik di wilayah tersebut terus berjalan. Pembangunan jaringan tegangan menengah sepanjang 17,5 kilometer dan pemasangan empat trafo dengan kapasitas masing-masing 50 kVA kini telah mencapai progres 77,82 persen atau sepanjang 13,62 kilometer. Pekerjaan ini kembali dikebut setelah momen Lebaran 2026.

2. Satgas PRR tangani gangguan listrik akibat bencana susulan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian (dok. Kemendagri)

Di sisi lain, Satgas PRR juga sigap merespons gangguan akibat bencana susulan. Banjir yang terjadi pada 19 Maret 2026 sempat menyebabkan pemadaman di wilayah Tapanuli Utara dengan terdampaknya empat gardu listrik dan 54 pelanggan. Namun, penanganan cepat di lapangan memastikan dampak dapat diminimalkan.

Pemulihan sektor ketenagalistrikan ini menjadi fondasi penting dalam mendorong aktivitas masyarakat kembali normal. Dengan listrik yang kembali menyala, layanan publik, aktivitas ekonomi, hingga kehidupan sosial masyarakat terdampak dapat berjalan lebih optimal.

3. Satgas PRR akan terus mengawal percepatan pemulihan infrastruktur, termasuk kelistrikan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian (dok. Kemendagri)

Satgas PRR menegaskan akan terus mengawal percepatan pemulihan infrastruktur, termasuk kelistrikan, hingga seluruh wilayah terdampak benar-benar pulih.

Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, serta BUMN seperti PLN menjadi kunci utama dalam memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam proses pemulihan pascabencana.

Editorial Team